Dari Sekolah Gratis ke Jalan Desa: Strategi Andra Soni Kurangi Kesenjangan Banten

Yayat - JuaraMedia
5 Mei 2026 08:03
Banten 0 22
2 menit membaca

Caption : Andra Soni, tengah memberikan sambutan pada acara “Silaturahmi Kamtibmas” Kapolda dengan PWI Banten, Senin (4/5/2026) malam

JUARAMEDIA, LEBAK – Gubernur Banten Andra Soni memaparkan strategi pembangunan daerah yang berfokus pada pemerataan, mulai dari keberhasilan program sekolah gratis hingga dorongan pembangunan jalan desa. Langkah ini menjadi upaya konkret Pemerintah Provinsi Banten dalam mengurangi kesenjangan antara wilayah perkotaan dan perdesaan.

Dalam acara Silaturahmi Kamtibmas Kapolda Banten bersama PWI Banten,  Senin (4/5/2026) malam di Kediaman Pribadi Kapolda Banten Irjen Hengki

Andra Soni menegaskan bahwa sektor pendidikan menjadi prioritas utama, terutama setelah momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) pada 2 Mei lalu.

Ia menyebutkan, program sekolah gratis untuk jenjang SMA, SMK, dan SKH swasta di Provinsi Banten berjalan baik dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

“Alhamdulillah, sampai saat ini program sekolah gratis berjalan dengan baik. Kita sudah menampung sekitar 60.500 siswa di SMA dan SMK swasta, serta kurang lebih 2.600 anak berkebutuhan khusus di sekolah SKH swasta,” ujar Andra.

Program tersebut melibatkan 801 sekolah swasta yang tersebar di seluruh wilayah Banten. Menurutnya, keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk peran media dalam menyampaikan informasi kepada publik.

Selain pendidikan, Andra juga menyoroti program unggulan lainnya, yakni Bang Andra (Bangun Jalan Desa Sejahtera) yang kini mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Ia mengakui, secara kewenangan, pemerintah provinsi hanya bertanggung jawab pada jalan provinsi. Namun, demi mendorong pemerataan pembangunan, Pemprov Banten mengambil peran lebih dengan ikut membangun jalan desa.

“Kita sadar bahwa masih ada disparitas antara desa dan kota. Maka, meskipun kewenangan terbatas, kita tetap hadir untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” katanya.

Menurut Andra, saat ini terjadi perubahan pola aspirasi masyarakat. Jika sebelumnya pembangunan jalan desa lebih banyak diminta kepada pemerintah kabupaten, kini masyarakat mulai menyampaikan langsung kepada pemerintah provinsi hingga aparat kepolisian.

“Ini menunjukkan harapan masyarakat yang semakin besar. Bagi kami, ini bukan sekadar kritik, tapi pengingat bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, Andra Soni menyampaikan apresiasi kepada Kapolda Banten atas terselenggaranya kegiatan tersebut serta kepada insan pers, khususnya PWI Banten, yang dinilai berperan penting dalam mendukung pembangunan melalui pemberitaan.

“Semoga rekan-rekan media selalu diberikan kesehatan dan keselamatan dalam menjalankan tugas. Kami di Pemerintah Provinsi Banten siap terus bekerja sama demi pembangunan yang berkelanjutan,” pungkasnya.

Hadir pada  acara ini, Selain Kapolda Banten Irjen Hengki selaku tuan rumah, hadir pula Danrem 064 MY Serang, Banten, Ketua DPRD Banten Fahmi, Wakapolda Brigjen Hendra, Kapolres se-Banten dan Pengurus PWI se Banten. (*)

 

Yayat - JuaraMedia
Author: Yayat - JuaraMedia

Pemimpin redaksi