Musa Weliansyah Sebut Isu Jual-Beli Jabatan di Rumah Aspirasi Bupati Lebak Hoaks, Singgung “Orang Ketiga” di Lingkaran JB

Yayat - JuaraMedia
11 Mar 2026 22:54
3 menit membaca

Caption : Musa Weliansyah Anggota DPRD Banten

JUARAMEDIA, LEBAK – Anggota DPRD Banten, Musa Weliansyah, menilai tudingan adanya praktik jual-beli jabatan di Rumah Aspirasi Bupati Lebak tidak berdasar.

Ia bahkan menyebut isu tersebut sebagai hoaks yang diduga muncul dari informasi menyesatkan pihak ketiga di sekitar mantan Bupati Lebak, Mulyadi Jayabaya.

Melalui rilis yang disampaikan kepada Juaramedia, Rabu (11/3/2026), Musa mengatakan tudingan transaksi jabatan di Rumah Aspirasi milik Bupati Lebak, Hasbi Asyidiki Jayabaya, tidak disertai bukti yang jelas.

Menurutnya, pernyataan tersebut berpotensi menimbulkan kegaduhan publik jika tidak didukung fakta yang kuat.

“Saya menilai tudingan adanya jual-beli jabatan di Rumah Aspirasi Bupati Lebak itu hoaks. Tidak ada bukti yang disampaikan, diduga hanya berdasarkan bisikan pihak ketiga,” ujar Anggota DPRD Banten dari PPP ini.

Ia menduga polemik yang terjadi terkait penyegelan Rumah Aspirasi Bupati Lebak tidak lepas dari peran pihak tertentu yang berada di sekitar JB.

Pihak tersebut, kata Musa, diduga memberikan informasi yang keliru sehingga memicu konflik di ruang publik.

“Saya kira ada orang ketiga di balik polemik penyegelan Rumah Aspirasi. Informasi yang diberikan kepada Pak JB diduga tidak benar dan sengaja dimanfaatkan untuk memperkeruh situasi,” katanya.

Musa bahkan menilai pihak tersebut kemungkinan memanfaatkan hubungan antara ayah dan anak, yakni antara JB dan Bupati Lebak saat ini, demi kepentingan pribadi.

“Orang ketiga ini diduga berada di lingkaran Pak JB dan memanfaatkan keretakan antara ayah dan anak, yaitu JB dan Hasbi, untuk kepentingan tertentu,” ujarnya.

Meski demikian, Musa mengingatkan agar semua pihak, terutama JB, lebih berhati-hati dalam menerima informasi.

Ia juga menekankan bahwa selain sebagai tokoh masyarakat dan mantan kepala daerah, JB tetap merupakan ayah dari Bupati Lebak saat ini.

“Pak JB harus lebih berhati-hati menerima informasi dan jangan mudah percaya dengan bisikan orang ketiga. Beliau bukan hanya mantan bupati, tetapi juga ayah dari Pak Hasbi,” kata Musa.

Di sisi lain, Musa juga menilai Bupati Lebak harus tetap menjalankan pemerintahan secara profesional meskipun dihadapkan pada dinamika keluarga.

“Pak Hasbi tentu tetap harus memposisikan diri sebagai anak dari Pak JB. Namun dalam menjalankan roda pemerintahan daerah, saya sepakat beliau tetap harus profesional,” tegasnya.

Polemik mengenai Rumah Aspirasi Bupati Lebak belakangan memang menjadi sorotan publik setelah muncul tudingan adanya transaksi jabatan.

Namun hingga kini, tudingan tersebut masih menjadi perdebatan di ruang publik dan belum disertai bukti resmi. Meski telah dibantah

relawan Rumah Aspirasi, Badriyudin, terkait adanya praktik jual beli jabatan di lokasi tersebut.

“Tidak ada jual beli jabatan di sana. Rumah aspirasi memang sudah lama diminta dikosongkan karena rencananya akan disewa oleh bank,” kata Badriyudin.(*)

 

Yayat - JuaraMedia
Author: Yayat - JuaraMedia

Pemimpin redaksi