RSUD Aulia Pandeglang Beroperasi Pertengahan April 2020

Redaksi - JuaraMedia
28 Feb 2020 07:51
2 menit membaca

Bupati Irna didampingi Asda II saat meninjau RSUD Aulia di Kecamatan Menes 

Penulis :Deni |Editor :Budy 

JUARAMEDIA.COM PANDEGLANG – Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aulia Pandeglang yang berlokasi di Kecamatan Menes akan mulai berjalan bulan April 2020 mendatang.

“Jika tidak ada hambatan RSUD Aulia ini akan mulai beroperasi, tepatnya pada tangal 20 april, Pelayanan dasar seperti penyakit dalam rawat inap dan proses persalinan sudah bisa dilakukan,” ungkap Bupati Pandeglang, Irna Narulita saat memimpin Rapat Percepatan Operasional di RSUD Aulia Pandeglang Kecamatan Menes, Kamis (27/02/2020).

Menurut Bupati, saat ini pemenuhan sarana dan prasarana kebutuhan rumah sakit tengah di penuhi, seperti peralatan medis dan ketersediaan dan penempatan Sumber Daya Manusia (SDM) sudah berjalan.

“Akhir bulan Maret ini akan ada tenaga CPNS yang sudah menerima Surat Keputusan (SK) darinya. Selain itu, bantuan tenaga penugasan khusus dari Gubernur Banten juga telah di persiapkan,” kata Irna.

Dikatakan Irna, jika pelayanan rumah sakit Aulia ini sudah berjalan, nanti juga akan ditemukan kekurangan, nah kekurangan itu menurut Irna, bisa dilakukan sambil berjalan.

“Yang terpenting adalah pelayanan kesehatan harus disegerakan, mengingat ekspektasi masyarakat Pandeglang terhadap pelayanan kesehatan cukup tinggi,” tandasnya, seraya menambahkan, bahwa masyarakat sudah menunggu.

“Mereka (masyarakat -red) ingin dilayani, derajat kesehatannya harus meningkat. Oleh karena itu sapras dan sumber daya manusia di RSUD Aulia ini harus betul – betul unggul,” pungkasnya.

Hal senada dikatakan Direktur Utama (Dirut) RSUD Aulia Pandeglang, Furqon Haetami, bahwa pemenuhan alat kesehatan (Alkes) dan bangunan fisik RSUD Aulia sudah 100 persen.

“Untuk persiapan fisik semua sudah siap, sarana prasarana juga sudah cukup,” terangnya.

Menurutnya untuk ketersediaan management RSUD juga sudah siap, sedangkan untuk tenaga pegawai medis masih membutuhkan sebanyak 22 tenaga medis.

“Jika semua bisa terpenuhi di akhir bulan maret, maka sesuai rencana bulan april sudah mulai beroprasi,” ujarnya.

TIM REDAKSI
Author: TIM REDAKSI

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *