
Kapolres Pandeglang, AKBP SOFWAN HERMANTO,S.I.K.,M.H.,M.I.K. Kapolres Pandeglang saat jumpa pers terkait dengan adanya pemberitaan penyegelan oleh para subkon tersebut, Rabu (15/01/2020)
Reporter : Deni | Editor : Budy
JUARAMEDIA.COM – Polres Pandeglang responsif menerima keluhan dan keresahan para sub kontraktor atau mandor pekerja proyek mako Polres Pandeglang yang menyegel karena belum sepenuhnya dibayar oleh PT BKMS selaku pemenang lelang maent kontraktor pembangunan gedung polres tersebut.
“Pengawalan dan pengawasan pembangunan Mako Polres Pandeglang ini telah kita lakukan bersama tim pengawas proyek dan masyarakat, alhamdulillah pembangunannya telah selesai meski masih dalam tahap finishing oleh para pekerja sesuai masing bidangnya. Namun, kami berharap baik kontraktor maupun sub kontraktor dn pekerjanya semua harus seirama biar berjalan lancar, tidak masalah seperti keluhan dari para mandor sebanyak 11 mandor itu,” tutur Kapolres Pandeglang, AKBP SOFWAN HERMANTO,S.I.K.,M.H.,M.I.K. Kapolres Pandeglang saat jumpa pers terkait dengan adanya pemberitaan penyegelan oleh para subkon tersebut, Rabu (15/01/2020)
Menurut Kapolres, pihaknya telah menerima berbagai pengaduan dan keluhan dari 11 mandor yang mendapatkan pekerjan subkon dengan membawahi 180 tenaga kerja, dan dua mandor atau subkon telah resmi melaporkan kepolisian dan 9 mandor membuat surat pengaduan.
“Dari pihak kami telah melakukan pembayaran sesuai tahapan atau progres kepada PT. BKMS entah seperti apa pembayaran kepada para mandor bisa seperti ini, dari hasil pemeriksaan sementara sepertinya ada masalah, nanti akan kita dalami dan akan dilakukan penyelidikan, dimana pasal yang diterapkan yaitu Pasal 378 KUHP.” kata AKBP Sofwwan,” terangnya, seraya menambahkan bahwa para mandor dan pekerja ini percaya dan tertarik dengan proyek pembangunan Mako Polres Pandeglang, karena meyakini tidak akan ada masalah dengan pembayaran pekerjaan.
Sedangkan semua subkon atau para mandor berterima kasih kepada Polres Pandeglang yang merespon keluhan dan pengaduan mereka tersebut.
“Kami mewakili semua mandor berterima kasih pada Pak Kapolres, semoga masalah ini secepatnya bisa diselesaikan karena pekerjaan sudah selesai 100 persen, tetapi hak kami belum dibayarkan sudah 1 bulan bahkan ada yang 3 bulan oleh PT. BKMS yang sudah sulit dihubungi,” kata Gilang Ginanjar salah seorang mandor pada awak media.
Sebelumnya diberitakan, Gedung Polres Pandeglang yang baru diresmikan Kapolda Banten disegel para pemborong yang merupakan pekerja sub kontraktor (Subkon) dari pemenang lelang pembangunan pores yakni PT.Bina Karya Mandiri Sejahtera yang beralamat di Jalan Buncit Raya Gedung Wisma Yahit Lantai 4 Jakarta Selatan, dengan nilai proyek Rp 17 Miliar lebih APBN tahun 2019 tersebut. Pasalnya, para subkon sebenyak 12 mandor itu mengaku belum mendapatkan pembayaran pekerjaan sesuai nilai kontrak yang diberikan oleh penang lelang atau Maent Kontraktor tersebut.
“Kami semua subkon akan bertahan di gedung Polres Pandeglang sampai tuntutan kami terpenuhi yaitu belum dibayarnya sisa pekerjaan yang telah 100 persen kami kerjakan dari PT.BKMS sesuai perjanjian kontrak yang dikeluarkan dan ditanda tangani oleh Subuh Budiyarto selaku Projec Manager PT BKMS.” tegas Gilang Ginanjar, salah satu Subkon Pekerjaan struktur atap baja berat kepada media, Selasa (14/01/2020)
Menurut Gilang, dirinya sebagai subkon sesuai SPK mendapatkan nilai pekerjaan sebesar Rp 892 juta dan sisanya hingga saat ini belum dibayar senilai Rp 159 juta termasuk jasa sebesar Rp 125 juta yang dibuat SPK baru oleh pihak Maenkon tersebut.
“Kami sudah laporkan masalah ini pihak Polres dan Polda agar bisa menjembatani dengan pihak PT.BKMS yang hanya menjanjikan saja kepada kami para subkon. Namun bos atau direktur utamanya tidak mau ketemu apa alasanya, karena mustahil belum dibayarkan 100 persen sesuai progres.” bebernya lagi, seraya menambahkan bahwa proyek itu perpanjangan kontrak atau Adendum dari semestinya dari bulan Mei 2019 hingga 14 Desember 2019 menjadi 30 Desember 2019 dan pekerjaan sudah 100 persen.
“Jelas PT BKMS adalah wanprestasi, untuk menjadi catatan bagi tim Pokja.” pungkasnya.
15 Jan 2020
Sy pny info lain mengenai PT.BKMS