
Usaha Jasa Tata Rias Pengantin
JUARAMEDIA LEBAK – Imbas Virus corona jenis baru COVID-19, usaha jasa Tata Rias Pengantin dan Tenda terancam gulung tikar sudah hampir tiga bulan tidak ada order Jasa Tata Rias dan pemasangan tenda, tenaga kerja di istrahatkan.
Virus Corona atau Covid 19, untuk mencegah penyebaran virus dengan “Jaga Jarak” banyak kalangan masyarakat menyebut sejak ada virus corona jenis baru COVID-19 kita jaga jarak dengan sesama, Uangpun jaga jarak dengan kita,” kata Enis Mulyanis, salah satu Pemilik Usaha Jasa rias pengantin dan Tenda asal Cibuah Kecamatan Warunggunung, di Lebak, Kamis (2/07/2020).
Usaha jasa rias dan sewa tenda, yang ia geluti memperkerjakan 10 tenaga kerja kerabat dekat untuk menambah penghasilan,
“Untuk sekali pasang tenda rias pengantin memasang tarif sekitar Rp5-15 juta tergantung pesanan shohibul hajat. Untuk pendapatan bersih Rp2 juta setelah dipotong membayar tenaga kerja, sewa mobil dan menyisihkan anggaran buat perbaikan alat tenda yang rusak,” terangnya.
Sejak ada Virus corona hampir tiga bulan, dirinya mengaku belum menerima order merias pengantin atau tenda.
“Untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, kebetulan punya tabungan sedikit hasil menyisihkan dari hasil merias cukup untuk bertahan hidup,” ujar Enis.
Dirinya mengaku ada secercah harapan di bulan Agustus nanti masa pernikah, pasca lebaran haji banyak masyarakat melakukan hajat baik pernikahan atau sunatan.
“Mudah-mudahan virus corona cepat hilang di Indonesia dan kita bisa berusaha kembali,” harapnya. (ary/bud)
Tidak ada komentar