
Foto : Kapolsek Warunggunung, Kompol Yuhasman saat memberikan himbauan kepada puluhan pelajar di Mapolsek setempat, Kamis (21/11/19).
Reporter : Ika/Ebin | Editor : Budi Harto
Lebak, JUARAMEDIA COM – Sejumlah warga di Kampung Kalahang Jati, Desa Padasuka, Kecamatan Warunggunung, berhasil menggagalkan aksi tawuran, antara pelajar SMK Miftahul Falah, Kabupaten Serang dan SMK 1 Warunggunung di Jalan Raya Cibadak, Kamis (21/11/19).
Informasi diperoleh, komplotan pelajar nyaris terjadi bentrokan, jika warga setempat terlambat melaporkan peristiwa ini ke pihak aparat penegak hukum.
“Saya langsung turunkan anggota, untuk mendatangi ke lokasi tawuran setelah mendapatkan laporan dari masyarakat Kampung Kalahang,” kata Kapolsek Warunggunung, Kompol Yuhasman usai memberikan himbauan kepada puluhan pelajar di Mapolsek setempat, Kamis (21/11).
Dia menjelaskan bahwa pelajar yang hendak melakukan aksi tawuran di jalan raya Warunggunung, ada sebanyak 29 dari SMK Miftahul Falah, Kabupaten Serang. Kemudian 32 pelajar dari SMK 1 Warunggunung.
“Tawuran berhasil kami gagalkan. Sebab, masyarakat setempat bertindak cepat untuk melaporkan akan adanya kegaduhan di kampung tersebut,” ungkapnya.
Kendati demikian, meskipun aksi tawuran pelajar berhasil digagalkan kata Yuhasman, polsek tidak tinggal diam dan akan melakukan monitoring demi kenyamanan para pelajar dan warga setempat di wilayah hukum Polsek Warunggunung.
“Sementara hal yang dilakukan saat ini mengamankan puluhan pelajar untuk diberikan pembinaan dan akan memanggil para orang tuanya agar mereka bisa mendidik anak-anaknya ke hal-hal positif,” ungkapnya.
Disinggung berapa banyak benda tajam yang dibawa oleh pelajar, pihaknya mengaku tidak banyak. Namun, sekitar satu atau dua yang berhasil ditemukan dan diamankan.
“Kedepan, saya dan anggota akan mendatangi sekolah-sekolah di Warunggunung, untuk mencegah agar para siswa tidak terlibat aksi tawuran. Karena, perbuatan tersebut nantinya, akan berurusan dengan hukum,” ujarnya.
Dia menghimbau, setiap perbuatan yang dapat mencelakakan orang lain, untuk pelajar akan ditindak tegas.
Dedi warga setempat menjelaskan, awal mulanya puluhan pelajar terlihat mencurigakan. Sebab, tidak biasanya para pelajar berkumpul.
“Karena saya merasa khawatir, akhirnya kami melaporkan kecurigaan ini ke Polsek Warunggunung, agar tidak terjadi aksi tawuran,” pungkasnya.
Tidak ada komentar