Lewat Groundbreaking SDN 3 Bojongmenteng, Pemkab Lebak dan Industri Satukan Visi Pendidikan

Yayat - JuaraMedia
26 Nov 2025 17:53
Pendidikan 0 255
2 menit membaca

JUARAMEDIA, LEBAK – Pemerintah Kabupaten Lebak menegaskan akan terus mendorong kolaborasi dengan sektor industri untuk mempercepat pemerataan pendidikan, terutama di wilayah pedesaan yang masih minim fasilitas. Komitmen itu kembali ditegaskan dalam groundbreaking pembangunan gedung baru SDN 3 Bojongmenteng di Kecamatan Leuwidamar yang dilaksanakan Rabu (26/11/2025), sebuah proyek yang lahir dari kerja sama strategis antara Pemkab Lebak dan Astra Group sebagai bagian dari program sekolah binaan.

Groundbreaking ini bukan sekadar seremoni pembangunan gedung sekolah, tetapi momentum perubahan pola pengembangan pendidikan di daerah. Langkah Astra Group memasuki sektor pendidikan di Lebak dinilai sebagai bentuk nyata investasi sosial sekaligus pendekatan jangka panjang dalam pemberdayaan sumber daya manusia sejak tingkat dasar.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah menyampaikan apresiasi sekaligus harapan besar atas keterlibatan Astra dalam program ini.

 “Kami ucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas keberlangsungan program Astra ini. Saya mengapresiasi bahwa Astra tidak hanya membangun fisik, tetapi juga membina bagaimana sekolah bisa menjadi baik,” ujar Amir.

Amir menambahkan, pemerintah daerah membuka ruang luas bagi dunia usaha untuk ikut berperan dalam penguatan pendidikan, terutama di desa-desa. Menurutnya, keterlibatan sektor industri bukan hanya pelengkap, melainkan akselerator pemerataan pendidikan berkualitas.

Sementara itu, Ketua Pengurus Yayasan Astra, Gunawan Salim, menegaskan bahwa pembangunan SDN 3 Bojongmenteng adalah wujud kolaborasi jangka panjang untuk membangun generasi penerus bangsa.

 “Ini bukan hanya soal gedung, tetapi soal masa depan. Kami percaya pendidikan yang merata dan berkualitas akan melahirkan sumber daya manusia unggul, terutama bagi anak-anak yang berada jauh dari pusat kota,” ungkapnya.

Ke depan, pemerintah berharap sinergi pemerintah–swasta seperti ini terus berkembang agar akses, mutu, dan pemerataan pendidikan tidak lagi bergantung sepenuhnya pada anggaran daerah, tetapi menjadi gerakan bersama untuk mencetak generasi yang siap menghadapi tantangan masa depan. (*)

Yayat - JuaraMedia
Author: Yayat - JuaraMedia

Pemimpin redaksi