Geger! Sosok Mayat Pria Ditemukan di Kebun

Redaksi - JuaraMedia
5 Jun 2020 00:14
2 menit membaca

Geger! Sosok Mayat Pria Ditemukan di Kebun

 

JUARAMEDIA.COM PANDEGLANG –Sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki dalam keadaan terlentang ditemukan warga di sebuah kebun pada Kamis (4/06), di Kampung Cikaung RT01/RW05 Kelurahan Kabayan, Kecamatan/ Kabupaten Pandeglang, Banten.

“Penemuan mayat itu, pertama kali ditemukan oleh empat orang anak kecil, yang sedang memungut melinjo dan melihat ada sosok orang yang tergeletak dalam keadaan sudah meninggal dunia dikerumunin oleh lalat,“ tutur Ustadz Karna, pengelola kebun tersebut kepada awak media, Kamis (04/06/20).

Sementara kebun tersebut milik Mujib Murohman, yang beralamat di Kampung Cikaung RT01/05 Kelurahan Kabayan Kecamatan Pandeglang Kabupaten Pandeglang.

“Ke empat anak kecil itu langsung memberitahukan kepada Sdr. M Apendi, selanjutnya Sdr. M. Apendi berkomunikasi dengan Sdr. Asrani, dan langsung melaporkannya pada pihak kepolisian.” terangnya

Sementara Bripka M. Ima Deni D, Bhabinkamtibmas Kelurahan Kabayan Kecamatan/Kabupaten Pandeglang membenarkan adanya penemuan mayat tersebut.

“Benar telah ditemukan sesosok mayat dan langsung Mengecek ke TKP. dengan para Saksi untuk memastikan bahwa sosok mayat tersebut ada.” katanya

Kompol, Doharon Siregar, SH, Kapolsek Pandeglang bersama Anggota Polsek Pandeglang langsung mengecek ke TKP.

”Berdasarkan Informasi di lapangan bahwa sosok mayat tersebut suka di kunjungi oleh pamannya yang bernama Sdr. Dedi yang beralamat di Kp. Paranje Kel. Babakan Kalanganyar, Kecamatan Pandeglang, Kabupaten Pandeglang.” katanya

Setelah mendapat informasi, dari kepolisian Pihak keluarga langsung datang ke TKP, untuk memastikan informasi tersebut, setelah melihat sosok mayat tersebut Sdr. M. Pulung dan Sdr. Amir membenarkan bahwa sosok mayat tersebut adalah orangtuanya dan Tokoh Masyarakat membenarkan bahwa mayat tersebut adalah warga masyarakatnya.

“Pihak keluarga menyatakan temuan mayat ini adalah musibah dan sudah takdir serta menerima dan menolak untuk dilakukan otopsi dan dibuatkan Surat Pernyataannya.” Kapolsek Doharon Soregar.

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh Tim Inafis Polres Pandeglang tidak ditemukan adanya tanda-tanda tindak kekerasan.

Selanjutnya pihak keluarga membawa Jenazah tersebut untuk dilakukan proses Pemakaman. (dni/bud)

 

TIM REDAKSI
Author: TIM REDAKSI

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *