
Program BNPT Supplier Bulog, Harga Jeruk Diterima KPM 3 Buah Rp 12.000
Penulis :Jay |Editor :Ebin
JUARAMEDIA.COM LEBAK – Sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pada program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau Sembako di beberapa kampung tepatnya di Desa Karyajaya, Kecamatan Cimarga mengeluhkan sejumlah bahan pokok yang mereka terima. Diantaranya ikan Tongkol dan 3 buah jeruk yang disalurkan dari pihak suplier. Pasalnya, kedua bahan tersebut diduga tidak sesuai dengan harga. Bahkan, ikan dan buah dinilai tidak layak dikonsumsi.
“Semakin kesini penyaluran BPNT di e-warung Pak Muklas kerap terlambat. Kemudian selain lambannya pasokan, ikan tongkol yang dikasih sudah agak bau. Bahkan, jeruknya ad hampir busuk,” kata salah seorang KPM yang namanya enggan disebutkan di Kampung Kadagelan, Desa Karya Jaya, Selasa (7/4/2020).
Dijelaskan sumber, penyaluran bantuan tersebut tidak berjalan normal. Sebab, bahan pokok yang disalurkan terbagi dua termin atau tahap. Bahkan, pihaknya mengaku sudah beberapa kali mendatangi e-warung, ada salah satu bahan pokok, seperti telur yang hingga saat ini belum diterima.
“Saya sudah menanyakan kepada penyalur, kapan telur akan dibagikan. Namun, jawaban Pak Muklas sebagai e-warung atau agen, nanti akan saya kabarin jika telur dari bulog sudah tiba,” ujarnya.
Sumber menambahkan, pembagian BPNT yang saat ini diterima, yakni 10 kilogram (kg), beras, 1 kg dan ikan tongkol 1 kg serta 3 buah jeruk. Sedangkan telurnya belum ada kepastian.
“Kalau jenis bahan yang diterimanya layak, kami tidak akan mengeluh. Namun, di agen yang disalurkan supplier oleh bulog. Jelas, kualitas bahannya banyak yang tidak sesuai,” ungkapnya.
Dia berharap, semoga pemerintah dapat memberikan supplier yang benar-benar tidak memanfaatkan hak warga miskin.
Di tempat berbeda, Muklas agen atau e-warung mengaku jika pihaknya mengklaim bahwa bantuan yang didistribusikan supplier bulog langsung disalurkan secara utuh.
“Kami menyalurkan sejumlah bahan pokok dari bulog ke KPM, tentu masih utuh. Karena, kita nerima dalam keadaan sudah di packing dari sananya,” kata Muklas.
Menurut Muklas, mengenai harga satuan jenis bahan pokok yang disalurkan terhadap KPM yang diantaranya, seperti Beras 10 kg dengan harga Rp 110.000, tongkol 1 kg Rp 28.000 dan 3 buah jeruk Rp 12.000 sedangkan Telur Rp 25.500 untuk satu kilonya. Sedangkan jumlah penerima KPMnya terhitung sekitar 190 kuota.
“Mengenai keluhan jeruk yang busuk, jelas saya tidak mengetahuinya. Karena, kita terima sudah di packing dari bulognya. Kemudian, kenapa KPM ngeluhnya bukan ke saya langsung. Tapi dengan adanya keluhan otomatis kami akan melaporkan dua bahan pokok yang dinilai bau dan busuk,” pungkasnya.
Dihubungi melalui sambungan aplikasi Whatsaap, Suplier Bulog Farid membenarkan jika harga 3 buah jeruk sebesar Rp 12.000. Kemudian, mengenai jeruk yang busuk pihaknya mengklaim akan menggantinya.
Tidak ada komentar