Sekretariat HMI Lebak Diserang Orang Bersenjata Tajam, Polisi Didesak Segera Tangkap Pelaku

Yayat - JuaraMedia
15 Jun 2026 14:26
Mahasiswa 0 102
3 menit membaca

Caption : Anan Al Jihad, Ketua Umum HMI Lebak 

JUARAMEDIA, LEBAK – Sekretariat Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Insan Cita Cabang Lebak diduga diserang sekelompok orang bersenjata tajam pada malam Jumat, 11 Juni 2026. Insiden yang mengakibatkan sejumlah mahasiswa mengalami luka dan trauma itu memicu kecaman keras dari kalangan mahasiswa. HMI Cabang Lebak pun mendesak Polres Lebak bergerak cepat mengusut kasus tersebut dan segera menangkap para pelaku yang dinilai telah mengancam keselamatan jiwa mahasiswa.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sekelompok orang tak dikenal mendatangi sekretariat mahasiswa dan diduga melakukan aksi penyerangan. Situasi mencekam sempat terjadi hingga menimbulkan kepanikan di antara mahasiswa yang berada di lokasi.

Akibat peristiwa tersebut, sejumlah mahasiswa dilaporkan mengalami luka-luka. Selain mengalami cedera fisik, para korban juga disebut mengalami trauma mendalam akibat aksi kekerasan yang terjadi secara tiba-tiba.

Ketua Umum HMI Cabang Lebak, Anan Al Jihad, mengungkapkan bahwa para pelaku diduga membawa senjata tajam saat melakukan penyerangan. Menurutnya, kejadian itu berpotensi menimbulkan korban jiwa apabila tidak segera dihentikan.

“Kejadiannya malam Jumat tanggal 11 Juni. Kelompok pelaku penyerangan itu membawa senjata tajam. Mungkin jika tidak ada yang membubarkan kejadian tersebut, kawan-kawan mahasiswa tersebut bisa saja mati dibunuh,” ujar Anan, Senin (15/6/2026)

Anan menilai tindakan tersebut tidak dapat dipandang sebagai tindak kriminal biasa. Ia menduga aksi itu telah mengarah pada dugaan percobaan pembunuhan karena adanya ancaman serius terhadap keselamatan mahasiswa.

“Saya rasa perlu segera ada tindakan dari Polres Lebak. Ini bukan hanya penyerangan, mungkin sudah percobaan pembunuhan karena kelompok kriminal tersebut membawa senjata tajam,” tegasnya.

HMI Cabang Lebak, lanjut Anan, telah mendorong agar laporan pengaduan (Lapdu) yang telah disampaikan segera diproses oleh aparat kepolisian. Organisasi mahasiswa tersebut juga menyatakan komitmennya untuk terus mengawal proses hukum hingga tuntas.

Menurutnya, pihak HMI telah mengantongi sejumlah bukti serta keterangan saksi yang dinilai dapat membantu aparat dalam mengungkap identitas dan motif para pelaku.

“HMI Cabang Lebak akan mengawal kasus ini hingga tuntas. Saksi dan bukti sudah sangat kuat. Saya rasa tidak sulit untuk Polres Lebak bertindak,” katanya.

Peristiwa ini menambah daftar kasus kekerasan yang menyasar lingkungan mahasiswa dan memunculkan kekhawatiran terkait keamanan ruang-ruang aktivitas akademik serta organisasi kemahasiswaan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Polres Lebak belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan laporan dugaan penyerangan tersebut. JUARAMEDIA masih berupaya meminta konfirmasi kepada pihak kepolisian guna memperoleh informasi berimbang mengenai penanganan kasus ini.

Desakan dari berbagai elemen mahasiswa diharapkan dapat mendorong aparat penegak hukum bertindak cepat, profesional, dan transparan. Selain mengungkap pelaku, langkah tegas kepolisian dinilai penting untuk memberikan rasa keadilan bagi korban serta menjamin keamanan mahasiswa dalam menjalankan aktivitas organisasi.(*)

Yayat - JuaraMedia
Author: Yayat - JuaraMedia

Pemimpin redaksi