Dari Keluhan Warga Menjadi Proyek Nyata, Ahmad Fauzi Bangun Jembatan Gantung di Lebak

Yayat - JuaraMedia
8 Jun 2026 11:01
3 menit membaca

Caption : Ketua DPC PKB Lebak Acep Dimyati Ketika Sosialisasikan Pembangunan Jembatan Gantung 

JUARAMEDIA, LEBAK – Keluhan warga Desa Ciminyak, Kecamatan Muncang, yang selama bertahun-tahun kesulitan melintasi jembatan rusak akhirnya berbuah hasil. Aspirasi masyarakat yang disampaikan kepada Anggota DPR RI Fraksi PKB, Ahmad Fauzi, kini berubah menjadi proyek nyata berupa pembangunan jembatan gantung yang menghubungkan Kampung Bagu, Desa Ciminyak, dengan Kampung Cikaung, Desa Sukamarga, Kecamatan Sajira. Pembangunan tersebut resmi dimulai melalui sosialisasi yang digelar pada Senin (8/6/2026).

Sosialisasi pembangunan jembatan gantung tersebut dihadiri Ketua DPC PKB Kabupaten Lebak Acep Dimyati, jajaran pengurus PKB, unsur Forkopimcam, Kepala Desa Ciminyak, tokoh masyarakat, serta warga setempat.

Ketua DPC PKB Lebak, Acep Dimyati, mengatakan pembangunan jembatan gantung merupakan realisasi komitmen Ahmad Fauzi dalam memperjuangkan kebutuhan masyarakat, khususnya terkait akses infrastruktur di wilayah pedesaan.

Menurut Acep, pembangunan tersebut berawal dari aspirasi warga yang mengeluhkan rusaknya jembatan penghubung antarwilayah yang selama ini menjadi akses utama masyarakat. Akibat kerusakan itu, warga terpaksa menggunakan jalur alternatif dengan jarak tempuh yang lebih jauh dan memakan waktu lebih lama.

“Pembangunan jembatan gantung ini berawal dari usulan warga yang mengaku kesulitan akses bila harus menuju pusat aktivitas. Jembatan yang ada sudah rusak parah dan membahayakan, sehingga masyarakat terpaksa memutar melalui jalur lain yang cukup jauh,” kata Acep kepada wartawan.

Acep menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur di perdesaan memiliki dampak besar terhadap kehidupan masyarakat. Menurutnya, keberadaan jembatan tidak hanya berfungsi sebagai penghubung antarwilayah, tetapi juga menjadi penopang aktivitas sosial dan ekonomi warga.

“Jembatan bukan hanya sekadar penghubung dua wilayah secara fisik, tetapi juga menjadi penghubung harapan dan aktivitas harian masyarakat. Infrastruktur yang memadai akan mempercepat mobilitas dan meningkatkan kesejahteraan warga,” ujarnya.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lebak itu berharap pembangunan jembatan gantung tersebut dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan menjadi bagian dari upaya mempercepat pembangunan daerah.

“Semoga pembangunan ini membawa manfaat besar bagi masyarakat dan menjadi langkah untuk kemajuan daerah yang kita cintai,” tuturnya.

Kepala Desa Ciminyak, Hendra, menyampaikan rasa syukur atas dimulainya pembangunan jembatan yang selama ini menjadi kebutuhan mendesak masyarakat.

Sebagai bentuk rasa bahagia dan terima kasih, Hendra bersama sejumlah warga bahkan melakukan sujud syukur karena aspirasi yang mereka perjuangkan akhirnya mendapat perhatian dan direalisasikan.

“Alhamdulillah, dengan dibangunnya jembatan gantung ini aktivitas warga, baik anak sekolah, pegawai, pedagang maupun petani bisa kembali normal dan lebih aman,” kata Hendra.

Menurutnya, jembatan tersebut memiliki peran penting bagi masyarakat karena menjadi jalur utama yang digunakan setiap hari untuk berbagai aktivitas.

Selain mempermudah akses pendidikan bagi para pelajar, jembatan juga menjadi jalur distribusi hasil pertanian serta memudahkan warga dalam mengakses layanan publik dan kegiatan ekonomi lainnya.

Hendra mengungkapkan bahwa kerusakan jembatan sudah terjadi cukup lama. Pemerintah desa bersama masyarakat bahkan telah beberapa kali mengajukan permohonan pembangunan kepada Pemerintah Kabupaten Lebak, namun belum mendapatkan realisasi.

“Jembatan ini sudah lama rusak dan kami sudah beberapa kali meminta kepada Pemkab Lebak untuk segera dibangun, namun belum ada realisasi. Alhamdulillah melalui aspirasi masyarakat yang diperjuangkan Pak Ahmad Fauzi, pembangunan jembatan akhirnya dapat terwujud,” ungkapnya.

Dengan dimulainya pembangunan jembatan gantung tersebut, masyarakat berharap akses penghubung antara Kecamatan Muncang dan Kecamatan Sajira semakin lancar, aman, serta mampu mendorong peningkatan ekonomi dan kesejahteraan warga di kedua wilayah.(*)

 

Yayat - JuaraMedia
Author: Yayat - JuaraMedia

Pemimpin redaksi