Dibiarkan Rusak, Jalan Nasional Baypas Rangkasbitung Siap ‘Makan Korban’ 

Yayat - JuaraMedia
24 Jan 2026 12:26
Infrastrukur 0 267
2 menit membaca

Caption : Jalan Nasional Baypas Rangkasbitung 

JUARAMEDIA, LEBAK – Kondisi Jalan Nasional di ruas Baypas Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, kembali dikeluhkan warga dan pengguna jalan. Sejumlah titik jalan berlubang dan rusak parah, terutama saat musim penghujan, dinilai membahayakan keselamatan pengendara roda dua maupun roda empat.

Pantauan di lapangan, lubang-lubang jalan terlihat di beberapa titik strategis, mulai dari kawasan lampu merah Perapatan Cibadak hingga sekitar lampu merah Malangnengah. Sebagian lubang tertutup genangan air, sehingga sulit terlihat oleh pengendara yang melintas, khususnya pada malam hari atau saat hujan deras.

Kerusakan tersebut memicu kekhawatiran warga karena Jalan Baypas Rangkasbitung merupakan jalur utama penghubung antarkawasan serta akses penting bagi aktivitas ekonomi dan transportasi masyarakat.

“Kondisi jalan yang rusak ini sudah lama terjadi. Padahal ini jalan nasional yang sangat vital untuk kegiatan sehari-hari warga dan pengguna kendaraan,” ujar Amin, warga Pasir jati, Sabtu (24/1/2026)

Menurut Amin, perbaikan yang dilakukan selama ini hanya bersifat sementara dan tidak menyentuh akar masalah. Lubang-lubang jalan kembali muncul meski sebelumnya telah dilakukan penambalan.

“Biasanya cuma ditambal seadanya. Tidak lama kemudian rusak lagi. Yang paling berbahaya itu lubang besar, apalagi kalau hujan, tidak kelihatan karena tertutup air,” jelasnya.

Keluhan serupa disampaikan Ujang, pengendara sepeda motor yang rutin melintasi jalur tersebut. Ia mengaku kerap menyaksikan pengendara terjatuh akibat menghindari lubang atau menghantam jalan yang rusak.

“Mulai dari lampu merah Perapatan Cibadak dekat SPBU sampai lampu merah Malangnengah dibiarkan rusak. Sudah banyak yang jatuh di situ,” ungkap Ujang.

Ia menambahkan, kerusakan Jalan Baypas seolah menjadi langganan setiap musim hujan. Meski kerap dilakukan perbaikan, kondisi jalan kembali rusak dalam waktu singkat.

“Padahal baru saja diperbaiki menjelang tahun baru kemarin, sekarang sudah rusak lagi. Tidak tahu kenapa mudah sekali rusak di titik itu,” tuturnya.

Kondisi jalan yang berlubang membuat pengendara harus memperlambat laju kendaraan secara mendadak, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas. Terutama bagi pengendara sepeda motor yang paling rentan saat melintasi jalan rusak.

Warga berharap pemerintah pusat melalui instansi terkait segera turun tangan melakukan perbaikan menyeluruh dan permanen terhadap Jalan Nasional Baypas Rangkasbitung.

Mereka meminta agar perbaikan tidak lagi dilakukan secara tambal sulam, melainkan dengan peningkatan kualitas konstruksi jalan agar lebih tahan terhadap curah hujan dan beban kendaraan.

“Kalau bisa diperbaiki secara serius, jangan cuma sementara. Ini jalan nasional, setiap hari dilalui banyak kendaraan,” pungkas Amin. (budi)

Yayat - JuaraMedia
Author: Yayat - JuaraMedia

Pemimpin redaksi