
PANDEGLANG – Muhamad Nabil Jayabaya yang merupakan anak kelima mantan Bupati Lebak, Mulyadi Jayabaya akhirnya resmi mendaftarkan menjadi Calon Bupati Pandeglang yang akan diusung oleh partai banteng moncong putih.
Setelah Rabu (18/09) pagi menyerahkan kembali formulir pendaftaran dihari terakhir batas waktu yang diberikan tim penjaringan balon bupati dan balon wakil bupati dari DPC PDI-Perjuangan yang diterima langsung oleh Deden Hentardi Ketua Tim Penjaringan dan Yadi Murodi selaku Ketua DPC PDI-Perjuangan.
“Insya Allah saya sudah siap 100 persen untuk menjadi calon bupati Pandeglang pada tahun 2020 mendatang berangkat dari DPC PDI-Perjuangan Kab.Pandeglang. Alasannya karena banyaknya dorongan dan dukungan para tokoh masyarakat Pandeglang.” ungkap Nabil Jayabaya usai menyerahkan formulir pendaftaran di sekretariat DPC PDI-P yang didampingi Ketua Dewan Pertimbangan MUI Lebak dan Agus Wisas selaku juru bicara Keluarga Besar Jayabaya, kepada media, Rabu (18/09)
Menurut Nabil Jayabaya, berangkat dari keperihatinan dengan kondisi pembangunan inprastruktur yang masih jauh sesuai harapan masyarakat Pandeglang.
“Saya merasa prihatin melihat kondisi pembangunan Pandeglang yang masih dinilai stagnan, soal infrastruktur kurang diperhartikan dari bupati-bupati sebelumnya dan sekarang. Maka itu banyak para tokoh masyarakat Pandeglang yang mendorong dan mendukung dalam bursa pilbup tahun 2020 mendatang,” tegas Nabil usai mengikuti prosesi wawancara langsung.
Ditanya siapa pasangan Calon Wakil Bupatinya, Nabil mengatakan akan melakukan komunikasi politik dengan partai yang lain.
“Kita akan masih melakukan komunikasi politik dengan partai lain,” katanya lagi
Sementara Ketua Tim Penjaringan Balon Bupati dan Wakil Bupati dari DPC PDI-Perjuangan Kab. Pandeglang, Deden H pada kesempatan itu membenarkan bahwa Nabil Jayabaya adalah orang pertama yang menyerahkan formulir pendaftaran balon bupati Pandeglang dihari terakhir tersebut.
“Ini adalah hari terakhir dibuka penjaringan pendaftaran, dan Nabil Jayabaya orang yang pertama menyerahkan formulir, dan siang ini rencana Toni Mukson, sore Pak Aap Aptadi, dan Oji Fahruroji baru tadi pagi ambil formulir sore nanti diserahkan. Untuk ibu Irna belum ada konfirmasi lagi,” katanya, seraya menambahkan pihaknya diberikan waktu 2 hari oleh DPD PDI-P untuk menyerahkan hasil penjaringan tersebut.
“Makanya kita tadi langsung dilakukan wawancara dengan Nabil Jayabaya sebagai salah satu prosesi tahapan penjaringan balon bupati.”pungkasnya. (dni/yaris)
Tidak ada komentar