Pemkab Lebak Gelontorkan Subsidi Rp555,5 Juta, Sembako Murah Digelar di 28 Kecamatan

Yayat - JuaraMedia
2 Feb 2026 11:04
3 menit membaca

Caption : Paket Sembako untuk Pasar Murah di Gudang PT Lebak Niaga 

JUARAMEDIA, LEBAK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) kembali menggelar pasar murah menjelang Ramadan 1447 H. Program ini dilaksanakan di 28 kecamatan sebagai upaya pengendalian inflasi sekaligus membantu meringankan beban masyarakat, khususnya warga kurang mampu (miskin ektrim)

Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Kabupaten Lebak, Yani, mengatakan pasar murah akan dilaksanakan secara bertahap di masing-masing kantor kecamatan, dengan titik pembukaan dipusatkan di Plaza Rangkasbitung dan direncanakan dihadiri langsung oleh Bupati Lebak.

“Ini dalam rangka pengendalian inflasi dan mengurangi beban masyarakat menjelang Ramadan. Biasanya menjelang hari besar keagamaan harga kebutuhan pokok cenderung naik, sehingga pemerintah harus hadir menjaga agar harga tetap terjangkau,” ujar Yani, Senin (2//2/2026).

Yani menjelaskan, mekanisme pasar murah dilakukan menggunakan kupon yang diprioritaskan bagi masyarakat miskin dan rentan. Namun, program ini bukan bantuan sosial (bansos), melainkan subsidi harga.

“Kupon dibagikan oleh kecamatan melalui desa kepada masyarakat. Mereka tetap membeli, hanya saja harganya sudah disubsidi. Kalau kupon tidak terpakai, bisa dialihkan ke masyarakat lainnya,” jelasnya.

Dalam pasar murah ini, Pemkab Lebak menyediakan dua jenis paket, yakni paket sembako dan paket telur.

Paket sembako berisi:

Beras 5 kg

Gula pasir 1 kg

Minyak goreng 1 liter

Terigu 1 kg

Paket sembako tersebut dijual kepada masyarakat seharga Rp87.000, setelah mendapatkan subsidi sebesar Rp29.000.

Sementara paket telur 1 kg dijual hanya Rp20.000, dari harga pasar yang mencapai sekitar Rp27.500, dengan subsidi Rp8.000.

“Jika masyarakat membeli paket sembako dan telur sekaligus, cukup menyiapkan uang Rp107.000,” tambah Yani.

Adapun jumlah kupon yang disediakan dalam program pasar murah ini, yaitu:

Kupon Sembako: 17.500

Kupon Telur: 8.000

Distribusi kupon untuk kecamatan besar:

Sembako: Rangkasbitung (834), Cibadak (833), Kalanganyar (833)

Telur: Rangkasbitung (400), Cibadak (300), Kalanganyar (300)

Sedangkan kecamatan lainnya masing-masing mendapatkan:

Sembako: 600 kupon

Telur: 200 kupon

Total Subsidi Capai Rp555 Juta

Total anggaran subsidi yang dikucurkan Pemkab Lebak dalam pasar murah ini mencapai Rp555.500.000, dengan rincian:

Beras: Rp262.500.000

Gula pasir: Rp70.000.000

Minyak goreng: Rp87.500.000

Terigu: Rp87.500.000

Telur: Rp48.000.000

Besaran subsidi per item meliputi:

Beras 5 kg: Rp15.000

Gula pasir 1 kg: Rp4.000

Minyak goreng 1 kg: Rp5.000

Terigu 1 kg: Rp5.000

Telur 1 kg: Rp8.000

Untuk penyediaan bahan pokok, Pemkab Lebak menunjuk PT Lebak Niaga sebagai penyedia utama melalui dasar hukum Peraturan Bupati (Perbup). Selain itu, sejumlah UMKM lokal juga dilibatkan untuk mendukung kegiatan pasar murah.

“BUMD ditunjuk untuk pelaksanaan pasar murah, dan ini sudah sesuai dengan Perbup. Harapannya, inflasi terkendali dan daya beli masyarakat tetap terjaga,” pungkas Yani.

Sementara itu, Direktur PT Lebak Niaga, Ilham Akbar mengatakan, sebagai BUMD penyedia kebutuhan untuk bazar pasar murah, pihaknya mengaku siap.

” Untuk pelaksana Selasa (3/2/2026) besok di Plaza kita sudah siap 2500 paket, Insya allah semuanya aman” kata Ilham. (*)

 

Yayat - JuaraMedia
Author: Yayat - JuaraMedia

Pemimpin redaksi