
Caption : Peringatan Isra Mi’raj di Walantaka Serang
JUARAMEDIA, SERANG – Peringatan Hari Besar Islam Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Lingkungan Wotgalih, Desa Kalodran, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, berlangsung khidmat dan penuh makna, Jumat malam (16/1/2026) bertepatan dengan 27 Rajab 1447 Hijriah, pukul 19.30 WIB.
Mengusung tema “Semoga Peristiwa Besar Ini Menginspirasi Kita untuk Mendekatkan Diri kepada Allah SWT”, kegiatan ini dihadiri tokoh agama, panitia DKM, donatur, serta ratusan warga sekitar yang antusias mengikuti rangkaian acara hingga selesai.
Acara diawali dengan pembacaan doa oleh Ustadz Nahrawi dari Desa Pelawad, Kecamatan Ciruas. Suasana semakin khusyuk saat ayat suci Al-Qur’an dilantunkan oleh Ustadz Jefry Thomas, S.Ag dari Desa Pelawad dan Ustadz Fariji dari Desa Kesemen.
Ketua panitia, Mutakin, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh donatur, tamu undangan, serta warga Lingkungan Wotgalih dan sekitarnya yang telah mendukung terselenggaranya acara tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah membantu, semoga menjadi amal jariyah dan mendapatkan balasan terbaik dari Allah SWT,” ujar Mutakin.
Puncak acara diisi dengan tausiyah oleh Ustadz Al-Faqier Aby Miluk Al-Kufy, pimpinan Pondok Pesantren Salafy Manba’ul Ulum, Kesuren, Serang. Dalam ceramahnya, ia menekankan pentingnya memperbanyak sholawat kepada Rasulullah SAW, khususnya di bulan Rajab.
Menurutnya, kecintaan kepada Rasulullah menjadi jalan untuk mendapatkan syafaat di akhirat kelak.
“Boleh kita berilmu tinggi sampai S1, S2, bahkan S3. Tapi yang paling utama adalah ilmu agama, akhlak mulia, dan gemar bersedekah,” katanya.
Ustadz Al-Faqier juga mengingatkan makna besar peristiwa Isra Mi’raj sebagai perjuangan Rasulullah SAW dalam menerima perintah sholat, yang awalnya 50 waktu hingga menjadi 5 waktu dalam sehari.
Ia menegaskan bahwa sholat berjamaah di masjid memiliki keutamaan besar, di antaranya melancarkan rezeki, menjauhkan dari perbuatan keji dan mungkar, serta menjadi jalan menuju surga Allah SWT.
Acara peringatan Isra Mi’raj ini menjadi momentum refleksi bagi umat Islam di Walantaka untuk memperkuat keimanan, meningkatkan kualitas ibadah, serta meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari. (husen)