Oplus_131072Caption : Mensesneg Prasetyo Edi ketika di wawancara Wartawan
JUARAMEDIA, JAKARTA – Presiden Prabowo resmi reshuffle kabinet. Beberapa menteri baru dilantik, tapi kursi Menko Polkam dan Menteri Pemuda & Olah Raga belum terisi. Mensesneg pastikan keputusan ini bagian dari evaluasi total Presiden, bukan karena mundur atau dicopot.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan, untuk sementara Presiden belum menunjuk secara definitif pengganti Menko Polkam.
“Untuk sementara waktu, Bapak Presiden akan menunjuk ad interim. Nama resminya akan diumumkan setelah ditandatangani,” tegasnya.
Sementara itu, posisi Menteri Pemuda dan Olah Raga juga belum langsung terisi karena calon pengganti sedang berada di luar kota dan tidak bisa menghadiri prosesi pelantikan.
“Akan dijadwalkan kembali pada prosesi pelantikan berikutnya,” ujar Mensesneg.
Terkait alasan pergantian sejumlah menteri, Mensesneg menepis isu pengunduran diri. Ia menegaskan keputusan reshuffle sepenuhnya merupakan hak prerogatif Presiden.
“Bukan mundur, bukan dicopot. Presiden sebagai Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan berhak melakukan evaluasi, dan hasilnya adalah perubahan formasi kabinet,” jelasnya.
Meski demikian, ia tidak membantah bahwa ada surat pengunduran diri dari salah satu menteri yang beredar.
“Dasar pertimbangannya banyak, tapi yang pasti keputusan akhir tetap berada di tangan Presiden,” tambahnya.
Mensesneg juga menekankan reshuffle ini bagian dari evaluasi menyeluruh, bukan karena insiden tertentu.
“Tidak ada alasan spesifik, semua bagian dari evaluasi total Presiden,” pungkasnya.
Presiden Prabowo melakukan pelantikan terhadap ke empat mentri dan satu wakil mentri yakni :
1. Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan, gantikan Sri Mulyani
2. Mukhtarudin sebagai Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia/Kepala BP2MI, gantikan Abdul Kadir Karding
3. Ferry Joko Yuliantono sebagai Menteri Koperasi, gantikan Budi Ari
4. Mochamad Irfan Yusuf sebagai Menteri Haji dan Umrah,
5. Dahnil Anzar Simanjuntak sebagai Wakil Menteri Haji dan Umrah. (jm)