Pasca Heboh 16 Warga Cigeulis Diduga Aliran Sesat, Polres Pandeglang Amankan Lokasi

Redaksi - JuaraMedia
14 Mar 2021 01:34
2 menit membaca

Pasca Heboh 16 Warga Cigeulis Diduga Aliran Sesat, Polres Pandeglang Amankan Lokasi

 

JUARAMEDIA.COM PANDEGLANG – Pasca diamankannya 16 warga Desa Banyuasih, Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten yang melakukan ritual mandi bareng tanpa busana yang dilakukan kelompok aliran Hakekok Balakasuta dipinggir danau PT.GAL dan diduga menganut aliras sesat atau menyimpang dari syariat islam. Polres Pandeglang langsung mengamankan lokasi tempat tinggal ke 16 warga tersebut.

“Untuk menjaga hal yang tidak diinginkan, pihak kepolisian dan TNI langsung mengamankan lokasi. Alhamdulillah situasi aman terkendali, masyarakat tetap menjaga kondusifas wilayah,” ungkap Kapolres Pandeglang, AKBP Hamam Wahyudi,SH,S.IK, MH kepada media, Sabtu (13/03/21)

Menurut AKBP Hamam, seluruh jajaran Polsek yang ada di wilayah Pandeglang terus melakukan patroli dan memberikan pemahaman pada masyarakat agar percaya pada penangan yang saat ini telah dilakukan dari hasil rakor dengan Bakorpakem dan MUI termasuk tokoh ulama kharismatik Abuya Cidahu pada ke 16 warga yang diduga menyimpang dalam aktivitasnya dari ajaran islam Al qur’an dan Al Hadits.

“Anggota kita tetap patroli dan pengamanan obyek dan terus melakukan himbauan pada masyarakat untuk tetap menjaga keamanan wilayah termasuk dimasa pandemi covid-19 agar tetap menjaga Protokol Kesehatan (Prokes) dengan 3M dan 5M.” harap Kapolres Hamam.

Dikatakan Hamam, setelah ada fahwa MUI pihaknya telah melakukan komunikasi dengan para tokoh ulama dalam upaya memberikan pembinaan kepada 16 warga tersebut, agar bisa kembali ke jalan yang benar.

“Saat ini ke 16 warga dalam pembinaan Abuya Cidahu Cadasari agar mereka dapat kembali ke jalan yang benar.” ujar Kapolres Pandeglang.

Sedangkan Kades Banyuasih, Iyat mengatakan pihaknya mendapatkan informasi adanya kegiatan 16 warga Karangbolong dan Banyuasi melakukan kegiatan yang diduga aliran sesat dari anggota Polsek Cigeulis yang awalnya tidak percaya.

“Setelah saya cek kebenarannya dan langsung mendatangi lokasi dan langsung kita amankan semua di Polsek Cigeulis.” kata Kades Banyuasih kepada media, seraya menambahkan bahwa dulu sempat ada aliran pengikut Hakekok Balakusta di Desa Banyuasih, tetapi mereka telah dilakukan pembinaan.

“Namun tidak disangka akhirnya ajaran yang diberikan oleh imamnya muncul lagi seperti kejadian saat ini yang cepat tanggap ditangani oleh jajaran kepolisian. Saat ini kondisi tetap aman dan terkendali.” pungkasnya.

Dari pantauan di lokasi Cigeulis situasi tetap terjaga dan kondusif karena disekitar lokasi yang telah diberikan polisland pihak aparat tetap mengamankan dan berjaga-jaga. (Dan)

TIM REDAKSI
Author: TIM REDAKSI

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *