
UPZ Baznas Pemprov Banten Distribusikan Dana Zakat dari ASN
JUARAMEDIA SERANG – Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Baznas (Badan Amil Zakat Nasional) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten kembali mendistribusikan Dana Zakat yang terkumpul dari Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemprov Banten.
Penyaluran dana zakat tersebut dilaksanakan di Aula LPTQ Masjid Al-Bantani, KP3B Curug, Kota Serang, Jum’at (4/9/2020).
Fokus pendistribusian pada tahap keempat (IV) dana zakat itu pada bantuan kesehatan, penyandang disabilitas, korban kebakaran, para guru ngaji, serta sarana prasana masjid/mushola, budidaya porang untuk santri duafa dan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
“Selamat kepada bapak dan ibu yang menerima bantuan zakat ini. Dan salam juga dari Bapak Gubernur Banten Wahidin Halim yang dengan kebijakannya memerintahkan kami untuk mendistribusikan zakat dari gaji para Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten,” ungkap Kepala Biro Kesra (Kesejatahteraan Rakyat), Toton Suriawinata.tambahnya.
Pendistribusian dana zakat ini, lanjut Toton, diharapkan dapat bermanfaat bagi mustahik.
“Mohon doanya dari bapak ibu mustahik supaya para muzakki selalu diberikan kesehatan, kekuatan, dilapangankan, dan dimudahkan segala urusannya,” pintanya.
Dikatakan, pendistribusian zakat berupa bantuan rutin dilakukan kepada masyarakat. Dalam masa pandemi seperti saat ini, total dana bantuan yang didistribusikan hari ini mencapai Rp507.600.000,- dari perolehan setiap bulannya lebih dari Rp 1 miliar.
“UPZ Baznas Pemprov Banten juga memiliki program Mushola Indah yang bekerjasama dengan Walicare dari Wali Band. Total sudah 10 mushola yang berhasil direnovasi melalui program ini. Rencananya, ditargetkan sampai dengan 20 mushola,” papar Toton.
Dalam kesempatan itu, Musa warga Cilegon salah seorang penerima zakat yang berkebutuhan khusus mengaku sangat terbantu dengan bantuan kaki palsu yang diterimanya.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur Banten, Bapak Wakil Gubernur, dan Baznas Provinsi Banten yang telah memberikan saya bantuan kaki palsu. Dengan adanya bantuan ini, saya sekarang bisa ngojek untuk membantu kehidupan sehari-hari keluarga,” tuturnya.(Bud/JM)
Tidak ada komentar