Bukan Sekadar Penobatan, Duta Batik dan Tenun Baduy Lebak Didorong Jadi Wajah Budaya hingga Nasional

Yayat - JuaraMedia
31 Agu 2026 09:19
Budaya 0 219
3 menit membaca

Caption : Wakil Ketua TP-PKK dan Dekranasda Kabupaten Lebak, Susi Hanurawati Amir Hamzah,

JUARAMEDIA, LEBAK – Penobatan Duta Batik dan Tenun Baduy khas Kabupaten Lebak bukan sekadar seremoni pergantian selempang. Di balik Sashing Ceremony yang digelar ZQ Production, terdapat misi lebih besar untuk menjadikan generasi muda sebagai ujung tombak pelestarian sekaligus promosi kekayaan budaya lokal Lebak.

Acara yang dipimpin Founder ZQ Production, Zeki Riswandi, tersebut berlangsung di Pendopo Lebak, Minggu (30/8/2026). Kegiatan dihadiri sejumlah pejabat daerah, tokoh masyarakat, pelaku industri kreatif, organisasi perempuan, hingga komunitas literasi.

Wakil Ketua TP-PKK dan Dekranasda Kabupaten Lebak, Susi Hanurawati Amir Hamzah, hadir memberikan dukungan terhadap upaya memperkuat eksistensi batik dan tenun Baduy sebagai bagian dari identitas budaya daerah.

Dalam sambutannya, Susi menegaskan bahwa keberadaan Duta Batik dan Tenun Baduy harus memiliki makna lebih jauh dari sekadar ajang penobatan.

Menurutnya, para duta memiliki tanggung jawab untuk memperkenalkan produk dan kekayaan budaya Lebak kepada masyarakat luas, termasuk ke tingkat nasional dan internasional.

“Kami sangat mendukung kegiatan positif seperti ini. Duta Batik dan Tenun Baduy harus mampu menjadi wajah baru yang elegan dalam mempromosikan produk unggulan Lebak,” ujar Susi.

Ia menambahkan, para duta juga dituntut memahami filosofi motif serta nilai-nilai luhur yang terkandung dalam budaya Baduy.

“ Mereka tidak hanya cantik secara fisik, tetapi juga harus memiliki wawasan mendalam tentang filosofi motif dan nilai-nilai luhur budaya Baduy,” katanya.

Susi juga menyoroti pentingnya membangun kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha dan generasi muda. Menurutnya, pelestarian budaya harus berjalan beriringan dengan upaya meningkatkan nilai ekonomi produk lokal.

Batik dan tenun Baduy tidak hanya perlu dijaga sebagai warisan budaya, tetapi juga harus mampu memiliki daya saing dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

“Kolaborasi pemerintah, pelaku usaha dan generasi muda sangat penting agar batik dan tenun Baduy tetap lestari sekaligus memiliki nilai ekonomi yang tinggi bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Founder ZQ Production Zeki Riswandi mengatakan, Sashing Ceremony dirancang bukan hanya sebagai momentum penobatan, tetapi juga sebagai ruang pembinaan bagi para duta.

Para peserta akan mendapatkan pendampingan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi, termasuk public speaking dan bahasa Inggris. Pendampingan tersebut melibatkan guru privat serta praktisi komunikasi.

Menurut Zeki, kemampuan komunikasi menjadi modal penting bagi para duta ketika membawa nama batik dan tenun Baduy dalam berbagai kegiatan promosi.

Kegiatan tersebut turut memperlihatkan dukungan lintas sektor terhadap promosi budaya lokal. Hadir di antaranya ASDA 2 Lebak Rahmat, S.STP., M.Si., jajaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Ketua PHRI Lebak, perwakilan PEWIBI (Persatuan Wanita Bisnis Indonesia), IKM Provinsi Banten, serta komunitas literasi Read Aloud Lebak.

Keterlibatan berbagai unsur tersebut menjadi sinyal bahwa pengembangan batik dan tenun Baduy tidak bisa hanya mengandalkan satu pihak.

Diperlukan ekosistem yang mempertemukan pemerintah, pelaku industri kreatif, dunia usaha, komunitas dan generasi muda agar promosi budaya Lebak semakin luas.

Para Duta Batik dan Tenun Baduy yang telah dikukuhkan nantinya diharapkan aktif tampil dalam berbagai kegiatan promosi pariwisata dan kebudayaan, baik di tingkat Kabupaten Lebak maupun di luar daerah.

Dengan demikian, selempang yang disematkan dalam Sashing Ceremony tidak berhenti sebagai simbol penobatan, tetapi menjadi amanah untuk membawa identitas budaya Lebak ke panggung yang lebih luas.

Acara berlangsung khidmat sekaligus meriah. Orang tua para peserta turut hadir menyaksikan momen ketika putri-putri terbaik Lebak menerima amanah sebagai bagian dari upaya memperkenalkan dan menjaga kekayaan budaya daerah.(Budi)

Yayat - JuaraMedia
Author: Yayat - JuaraMedia

Pemimpin redaksi