Lebak Matangkan Arah Pembangunan 2027, Ketahanan Pangan hingga Penanggulangan Kemiskinan Jadi Prioritas. 

Yayat - JuaraMedia
7 Mar 2026 10:39
APBD 0 20
3 menit membaca

Caption : Sekda Lebak ,Halson Nainggolan Tengah Memimpin Rapat Matangkan Arah Pembangunan 2027

JUARAMEDIA, LEBAK – Pemerintah Kabupaten Lebak mulai mematangkan arah pembangunan daerah untuk tahun 2027. Sejumlah program prioritas disiapkan, mulai dari penguatan ketahanan pangan, pembangunan infrastruktur, hingga penanggulangan kemiskinan dan peningkatan layanan publik.

Langkah tersebut dibahas dalam Forum Lintas Perangkat Daerah yang digelar selama tiga hari, Rabu–Jumat (4–6 Maret 2026). Forum ini menjadi bagian penting dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Lebak Tahun 2027.

Pelaksana Tugas Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Lebak, Widy Ferdian, mengatakan forum tersebut bertujuan menyelaraskan program pembangunan antar perangkat daerah agar lebih terintegrasi dan tepat sasaran.

“Forum lintas perangkat daerah ini merupakan tahapan penting dalam penyusunan RKPD Kabupaten Lebak Tahun 2027,” kata Widy Ferdian kepada  awak media, Sabtu (7/3/2026).

Menurutnya, forum tersebut merupakan kelanjutan dari rangkaian proses perencanaan pembangunan yang telah dilakukan sebelumnya, mulai dari konsultasi publik, musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) desa dan kecamatan, reses DPRD, hingga forum perangkat daerah.

Kegiatan ini dipimpin oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Lebak Halson Nainggolan dan diikuti seluruh perangkat daerah untuk membahas sinergi program, kegiatan, serta subkegiatan yang akan menjadi prioritas pembangunan pada 2027.

Dalam forum tersebut, pemerintah daerah merumuskan empat fokus utama pembangunan sebagaimana arahan Bupati Lebak Hasbi Asyidiki Jayabaya, yakni ketahanan pangan, pembangunan infrastruktur, penanggulangan kemiskinan, serta peningkatan kualitas layanan publik dan penataan kawasan perkotaan.

Pada sektor ketahanan pangan, pemerintah daerah menyiapkan berbagai langkah strategis, antara lain perbaikan jaringan irigasi, pembangunan jalan usaha tani, serta penyediaan sarana dan prasarana bagi sektor pertanian, peternakan, dan perikanan.

Sementara pada sektor infrastruktur, program pembangunan akan difokuskan pada pembangunan jalan poros desa, rekonstruksi jalan kabupaten, serta perbaikan sejumlah jembatan yang menjadi akses vital masyarakat.

Upaya penanggulangan kemiskinan juga menjadi prioritas melalui berbagai program, seperti bantuan kesehatan bagi masyarakat miskin, perbaikan rumah tidak layak huni, penyediaan sarana sanitasi dan air bersih, pengembangan usaha ekonomi produktif bagi fakir miskin dan penyandang disabilitas, hingga pemberian beasiswa bagi santri dari keluarga kurang mampu.

Di sisi lain, peningkatan kualitas layanan publik dan penataan kawasan perkotaan akan dilakukan melalui perbaikan drainase dan embung perkotaan, penataan kawasan Balong Ranca Lentah, penguatan pengelolaan persampahan melalui penyediaan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), serta perbaikan pasar daerah.

“Hasil forum lintas ini nantinya akan menjadi bahan penyempurnaan rancangan Rencana Kerja Perangkat Daerah (Renja PD) Tahun 2027,” ujar Widy.

Dalam arahannya, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Lebak Halson Nainggolan mengingatkan seluruh perangkat daerah agar lebih cermat dalam merancang program pembangunan, mengingat keterbatasan anggaran daerah.

Ia menekankan bahwa setiap program dan kegiatan yang direncanakan harus memberikan manfaat nyata dan berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Dengan anggaran yang terbatas, setiap program harus benar-benar memberikan dampak bagi masyarakat,” kata Halson.

Melalui forum ini, Pemkab Lebak berharap arah pembangunan tahun 2027 dapat lebih terukur, terintegrasi, dan selaras dengan kebutuhan masyarakat di berbagai sektor pembangunan. (*)

 

Yayat - JuaraMedia
Author: Yayat - JuaraMedia

Pemimpin redaksi