Tahun 2026 , APBD Murni Pemprov Banten Anggarkan Rp61 Miliar untuk Pembangunan Jalan Desa di Lebak

Yayat - JuaraMedia
17 Feb 2026 09:37
Banten 0 63
2 menit membaca

Caption : Gubenur Banten Andra Soni didampingi Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah, Bangbang SP Ketua DPC Gerindra Lebak,Yudi Kepala Stasiun Rangkasbitung ketika meninjau Stasiun Ultamate Rangkasbitung, usai meresmikan Pos Kesehatan Merah Putih di Pasar Rangkasbitung

JUARAMEDIA, LEBAK – Gubernur Banten Andra Soni menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Banten dalam memperkecil kesenjangan pembangunan wilayah utara dan selatan melalui alokasi anggaran provinsi untuk pembangunan dan perbaikan jalan desa di Kabupaten Lebak.

Hal tersebut disampaikan Andra Soni usai meresmikan Pos Kesehatan Merah Putih di Pasar Rangkasbitung, Senin (16/2/2026). Ia menyampaikan bahwa sejak tahun 2025, APBD Provinsi Banten mulai secara langsung dialokasikan untuk membantu pembangunan infrastruktur jalan desa yang sebelumnya menjadi kewenangan kabupaten dan desa.

“Sejak 2025, Pemerintah Provinsi Banten mulai ikut membantu pembangunan jalan desa. Ini merupakan bagian dari upaya pemerataan pembangunan dan sejalan dengan arahan Presiden untuk membangun dari desa,” ujar Andra.

Pada tahun 2025, Pemprov Banten mengalokasikan sekitar Rp71 miliar untuk pembangunan 17 ruas jalan desa. Sementara pada tahun anggaran 2026, alokasi anggaran provinsi kembali dianggarkan sebesar kurang lebih Rp61 miliar, khusus untuk pembangunan dan peningkatan kualitas jalan desa di Kabupaten Lebak.

“Tahun ini, dari anggaran murni Provinsi Banten, kami menganggarkan kurang lebih Rp61 miliar untuk pembangunan jalan desa di Lebak,” jelasnya.

Meski mengakui keterbatasan kemampuan fiskal daerah, Andra menegaskan bahwa anggaran pembangunan jalan desa dari provinsi akan terus dialokasikan secara bertahap dan berkelanjutan, dengan mengedepankan skala prioritas dan kebutuhan riil masyarakat.

Ia optimistis, penggunaan anggaran provinsi yang fokus pada infrastruktur dasar desa akan mendorong peningkatan aksesibilitas, memperlancar aktivitas ekonomi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah selatan Provinsi Banten.

“Kita tidak mencari pujian. Yang terpenting, anggaran provinsi yang kita keluarkan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat dan memberikan nilai kebaikan,” pungkasnya.(*)

Yayat - JuaraMedia
Author: Yayat - JuaraMedia

Pemimpin redaksi