Dorong Disiplin Siswa , SMKN 1 Cikulur Kerahkan Orang Tua Jalankan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat

Yayat - JuaraMedia
22 Jan 2026 13:19
Pendidikan 0 125
2 menit membaca

Caption : Ilustrasi KAIH

JUARAMEDIA, LEBAK — Upaya membentuk karakter dan kedisiplinan peserta didik terus dilakukan SMK Negeri 1 Cikulur, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak. Melalui program Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (KAIH), pihak sekolah secara khusus memberikan pengarahan kepada orang tua murid agar aktif membangunkan anak sejak pagi hari sebelum berangkat ke sekolah.

Program KAIH merupakan kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) yang menekankan pembentukan karakter melalui tujuh kebiasaan utama, yakni bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, serta tidur tepat waktu. Kegiatan pengarahan ini dilaksanakan pada Kamis (22/1/2026).

Kepala SMKN 1 Cikulur, Burhanudin, menegaskan bahwa kebiasaan bangun pagi menjadi fondasi penting dalam membangun hari yang produktif bagi siswa.

“Tujuan utama dari kebiasaan bangun pagi adalah menciptakan generasi yang disiplin, sehat, dan siap belajar. Hari yang baik dimulai sejak pagi,” ujar Burhanudin.

Ia menjelaskan, siswa yang terbiasa bangun pagi cenderung memiliki konsentrasi dan fokus belajar yang lebih baik, karena memiliki waktu cukup untuk mempersiapkan diri sebelum berangkat ke sekolah.

“Bangun pagi secara konsisten membantu menjaga kesehatan fisik dan mental siswa. Mereka lebih siap mengikuti pembelajaran dan aktivitas sekolah,” katanya.

Menurut Burhanudin, siswa yang bangun pagi juga memiliki kesempatan melakukan berbagai aktivitas positif seperti beribadah, sarapan, belajar mandiri, hingga berolahraga ringan. Selain itu, kebiasaan ini dinilai mampu menekan risiko stres, kecemasan, dan gangguan mental pada remaja.

“Disiplin bangun pagi melatih tanggung jawab dan pengendalian diri siswa. Ini sangat berpengaruh terhadap prestasi akademik sekaligus penguatan karakter,” ujarnya.

Lebih lanjut, Burhanudin menekankan bahwa peran orang tua sangat krusial dalam menyukseskan program KAIH, terutama dalam membangun kebiasaan sehat sejak rumah.

“Kebiasaan baik tidak cukup hanya dibentuk di sekolah. Orang tua memiliki peran penting, mulai dari membangunkan anak, mengatur pola tidur, hingga memastikan asupan gizi yang sehat,” jelasnya.

Ia menambahkan, masa tumbuh kembang anak bukan hanya soal fisik, tetapi juga pembentukan karakter, kebiasaan hidup sehat, dan kemampuan mengelola emosi.

“Di usia sekolah, anak belajar mengenali diri dan membangun rutinitas. Jika kebiasaan baik ditanamkan sejak dini, itu akan menjadi investasi jangka panjang,” katanya.

Sebagai informasi, Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat secara resmi diluncurkan oleh Kemendikdasmen pada 27 Desember 2024 di Jakarta. Program ini dirancang untuk menjawab tantangan pembentukan karakter anak di era modern melalui kebiasaan sederhana namun berdampak luas.

Tujuh kebiasaan tersebut diharapkan mampu menjadi fondasi perilaku positif yang konsisten, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat. (budi)

Yayat - JuaraMedia
Author: Yayat - JuaraMedia

Pemimpin redaksi