Guru PAI Lebak Didorong Melek Wakaf Digital, Kemenag RI Buka Sosialisasi Nasional di Rangkasbitung

Yayat - JuaraMedia
29 Des 2025 11:56
Pendidikan 0 184
2 menit membaca

Caption : Sosialisasi Penguatan Literasi Wakaf guru PAI

JUARAMEDIA, LEBAK – Penguatan literasi wakaf di kalangan pendidik kembali menjadi sorotan. Sebanyak 50 Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dari berbagai sekolah di Kabupaten Lebak mengikuti Sosialisasi Penguatan dan Literasi Wakaf, yang digelar selama dua hari, 29–30 Desember 2025, di Wisma Sugri, Rangkasbitung.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Yayasan Nurul Falah, sebagai upaya strategis mendorong peran guru PAI tidak hanya sebagai pendidik di kelas, tetapi juga sebagai agen literasi wakaf dan ekonomi keumatan di era digital.

Caption : poto bersama, peserta sosialisasi wakaf digital 

Acara dibuka secara resmi oleh Direktur Pendidikan Agama Islam Kementerian Agama Republik Indonesia, Dr. M. Munir, S.Ag., M.A, yang hadir secara daring melalui Zoom.

Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya wakaf sebagai instrumen pembangunan umat yang harus dikenalkan sejak lingkungan pendidikan.

“Guru PAI memiliki posisi strategis dalam menanamkan kesadaran wakaf sejak dini. Literasi wakaf harus beradaptasi dengan perkembangan zaman dan teknologi,” ujar Dr. Munir.

Ketua Yayasan Nurul Falah, Sofiyan Al Ansori, S.Pd.I, menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang untuk menjawab tantangan minimnya pemahaman praktis wakaf di kalangan pendidik.

“Kami ingin guru PAI tidak hanya paham konsep, tetapi juga mampu mengimplementasikan dan menyebarkan literasi wakaf secara berkelanjutan di sekolah,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia, Yadi Supriadi, S.Pd.I, menjelaskan bahwa peserta dibekali materi yang relevan dengan kebutuhan zaman, termasuk penguatan kelembagaan wakaf dan tantangan pendidikan di era digital.

Abdul Basit, S.Pd.I., M.Pd, selaku Ketua Zakat dan Wakaf Kementerian Agama Kabupaten Lebak, memaparkan materi Penguatan Program Wakaf, menekankan pentingnya pengelolaan wakaf yang produktif dan transparan.

Narasumber kedua, Iman Sampurna, M.Pd, Rektor Universitas Setia Budi Rangkasbitung, membahas Tantangan dan Solusi bagi Pendidik di Era Digital, khususnya bagaimana guru PAI dapat memanfaatkan teknologi sebagai sarana dakwah dan edukasi wakaf.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para guru PAI mampu menjadi motor penggerak literasi wakaf di lingkungan sekolah dan masyarakat, sejalan dengan program strategis Kementerian Agama dalam memperkuat ekonomi syariah nasional.(*)

Yayat - JuaraMedia
Author: Yayat - JuaraMedia

Pemimpin redaksi