Oplus_131072Caption : Poto bersama, Bupati Lebak Hasbi Asyidiki Jayabaya Ketika menghadiri Milad ke 7 Juaramedia
JUARAMEDIA, LEBAK — Bupati Lebak Hasbi Asyidiki Jayabaya menegaskan bahwa cita-cita mewujudkan Lebak Ruhai daerah yang rukun, harmonis, dan damai tidak akan pernah tercapai tanpa adanya kerukunan antarumat beragama dan sinergi sosial di masyarakat.
Pernyataan itu disampaikan Hasbi saat memberikan sambutan dalam acara Milad ke-7 Juaramedia yang digelar di Museum Multatuli, Rangkasbitung, Rabu (16/10/2025).
“Lebak ruhai tidak akan terwujud tanpa sinergi dan kerukunan antarumat beragama,” kata Hasbi.
“Kita semua harus saling menghormati, karena inilah fondasi utama pembangunan daerah.”
Hasbi juga mengingatkan pentingnya menjaga toleransi di tengah keberagaman masyarakat Lebak. Menurutnya, keharmonisan menjadi kunci bagi terciptanya daerah yang maju, religius, dan sejahtera.
“Bagaimana Lebak bisa rukun kalau umat beragama tidak saling menghormati? Sinergi antarumat sangat penting untuk membangun kebersamaan,” tegasnya.
Konsep Lebak Ruhai menjadi visi kepemimpinan Hasbi Jayabaya yang menitikberatkan pada nilai persaudaraan, solidaritas, dan toleransi.
Hasbi menilai, masyarakat Lebak yang majemuk harus menjadikan keberagaman sebagai kekuatan untuk membangun daerah, bukan sebagai pemisah.
“Kita harus terus memperkuat kolaborasi lintas agama dan lintas generasi, karena pembangunan tidak hanya soal infrastruktur, tapi juga tentang membangun hati dan pikiran yang damai,” ujarnya.
Di akhir sambutannya, Bupati Hasbi mengajak seluruh elemen masyarakat Lebak untuk menjadikan toleransi sebagai budaya hidup.
Ia menekankan bahwa rukun dan harmonis bukan hanya slogan, tetapi langkah nyata menuju Lebak yang maju dan bermartabat
“Mari kita wujudkan Lebak yang ruhai, Lebak yang damai, dengan saling menghormati dan saling mendukung,” tutupnya.
Diketahui, acara Milad ke 7 Juaramedia ini, selain dihadiri oleh Bupati Hasbi, turut hadir kepala dinas Kominfo dr Hj Anik Sakinah, dan sejumlah perwakilan kepala OPD serta puluhan anak yatim.Kegiatan ini juga barengi dengan santunan kepada puluhan anak yatim (cupek)