Jalan Tol Serang–Panimbang Diblokir Warga! PT WIKA Dituding Ingkar Janji, Akses ke Sekolah & Puskesmas Terhambat 

admin
23 Sep 2025 21:37
2 menit membaca

Caption : Warga Blokir Jalan Tol Serang–Panimbang Seksi II 

JUARAMEDIA, LEBAK – Proyek strategis nasional kembali diguncang masalah. Warga Desa Margamulya, Kecamatan Cileles, Kabupaten Lebak, memblokade Jalan Tol Serang–Panimbang Seksi II, Selasa (23/9/2025).

Aksi ini dipicu kekecewaan mendalam terhadap PT Wijaya Karya (WIKA) yang dituding ingkar janji memperbaiki jalan kampung yang rusak parah akibat pembangunan tol.

Puluhan warga, mulai dari bapak-bapak hingga emak-emak, turun ke lokasi membawa spanduk bernada protes. Mereka juga menutup akses tol dengan pelapah sawit, bambu, dan material lainnya.

“Sejak pembangunan tol, jalan utama kami rusak parah. Padahal ini akses ke sekolah, pasar, dan puskesmas. Janji perbaikan dari WIKA sampai sekarang tidak ada,” tegas Sa’adah (36), warga Margamulya, di lokasi.

Ia mengaku kondisi jalan makin memprihatinkan, apalagi saat hujan. Bahkan, untuk ibu hamil yang hendak melahirkan, perjalanan menuju puskesmas menjadi sangat berisiko.

“Kalau ada yang mau melahirkan, benar-benar berbahaya. Anak saya juga sering jatuh di jalan ini. Kami mohon WIKA tepati janji,” tambahnya.

Hal senada disampaikan Asep, warga lainnya. Menurutnya, meski proyek tol hampir rampung, janji perbaikan jalan warga justru diabaikan.

“Proposal sudah diajukan, tapi sampai sekarang tidak ada realisasi. Padahal jalan ini vital untuk aktivitas warga,” ujarnya.

Akibat jalan rusak, warga harus memutar sejauh 6–7 kilometer hanya untuk pergi ke pasar atau puskesmas.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT WIKA belum memberikan keterangan resmi terkait protes tersebut. (jm)

Redaksi
Author: Redaksi

Referensi Berita Terpercaya