
Caption : Tokoh Masyarakat Adat Baduy ketika sedang bermusyawarah
JUARAMEDIA, LEBAK – Ini Peringatan !!, bagi konten kreator yang membuat konten tetang suku Baduy , Pasalnya, sejak 29 Juni 2024, tokoh masyarakat adat Baduy mengeluarkan larangan untuk para konten kreator, agar tidak membuat konten yang bersifat mengeksploitasi kecantikan perempuan Baduy.

Oplus_0
” Kepada konten kreator seluruh Indonesia, saya Uday Suhada pendamping komunitas adat Baduy atas dasar permintaan dan musyawarah adat pada tanggal 29 Juni 2024, dengan ini meminta kepada saudara semua untuk menghentikan membuat konten membawa perempuan Baduy untuk sekedar ekpolitasi kecantikan warga Baduy.” kata Uday Suhada pendamping komunitas masyarakat adat Baduy dalam akun tiktoknya @udaysuhada.
Meski demikian, kata Uday tokoh masyarakat Baduy tidak melarang para konten kreator diseluruh Indonesia, untuk membuat konten kreator tentang adat masyarakat Baduy.
” Tapi ambil yang mendidik dan bukan mengeksploitasi kecantikannya. Karena, selama ini perempuan selalu dijaga oleh lembaga adat” ucap Uday Suhada.

Oplus_0
Dalam video tiktoknya, yang diunggah dua hari lalu itu, sejak pukul 7,30 Wib, Selasa (2/7/2024) mendapat like atau disukai sebanyak 128,1 ribu, dibagikan 882, dan mendapat komentar 2 482 dari netizen.
” Jangan nyalahin konten kreator pak , tapi orang Baduynya yang dikasih tau. Jangan mau kalau ada yang mau mengekplor mereka, beri sanksi pada wanita Baduy yang main tiktok dan sosmed lainnya” tulis akun netizen Kasan Tarabalaga dalam kolom kementarnya
Kometar ini juga mendapat jawaban langsung dari Uday Suhada, dengan jawaban :
” masyarakat Baduy itu humble, baik dan tidak tau urusan2 medsos pada awalnya sebelum konten konten kreator masuk” kata Uday (jm)