
Caption : Rapat Paripurna DPRD Terkait Pansus PAD
JUARAMEDIA,LEBAK- Boleh jadi ini merupakan sejarah baru bagi DPRD Lebak. Pasalnya, dimasa kepemimpinan kwartet, Gerindra (Agil sebagai ketua), PDIP (Junaedi Ibnu Jarta sebagai Wakil Ketua I), Demokrat (Ucuy Masyhuri sebagai wakil ketua II), dan Golkar (Nana Sumarna sebagai wakil ketua III), DPRD setempat bikin gerbrakan dengan membentuk Pansus Pendapatan Asli Daerah (PAD). Tujuannya, tidak lain bagaimana PAD Kabupaten Lebak ini meningkat.
Anggota DPRD Lebak Komisi III Praksi PPP Musa Weliansyah yang juga sebagai Wakil Ketua Pansus PAD mengatakan, Baru pertama kali pansus PAD dibentuk di DPRD kabupaten Lebak.
Tujuannya, sambung Musa untuk mengoptimalkan PAD tentunya satu atau dua tahun ke depan tahun 2024. Artinya, bahwa pansus PAD ini mengoptimalkan PAD termasuk DPRD , mencari sumber-sumber pendapatan atau potensi yang bisa dijadikan PAD, baik retribusi maupun pajak.
“Tentunya kami juga pansus PAD ini, akan mengevaluasi, akan mencari pakta dan data berdasarkan regulasi yang ada terkait, pendapatan pemerintah daerah kabupaten lebak Tahun 2022,”kata Musa usai sidang Paripurna Pansus PAD d gedung DPRD Lebak, Rabu (21/6/2023)

Caption : Musa Weliansyah Wakil Ketua Pansus PAD dari Fraksi PPP DPRD Lebak
Kata Musa, apakah pendapatan ini sudah sesuai dengan wajib pajak atau dengan wajib retribusinya, misalkan dari perusahaan pertambangan apakah, laporannya sesuai, itu nanti kita akan galih di pansus PAD.
“Kebetulan saya.wakil ketua pansus, Kita optimis pas PAD ini, bisa diselesaikan paling lambat mudah-mudahan bisa di 3 bulan ini.” Katanya.
” Yang pasti bagaimana caranya agar PAD kita meningkat, dan kami pansus akan berupaya semaksimal mungkin” Imbuh Musa.
Karena hingga saat ini, kata Musa masih menemukan banyak sumber-sumber pendapatan yang memang sampai hari ini, belum masuk ke PAD.
” Jadi kita mencari potensi di samping kita mengevaluasi, PAD 2022,” Katanya.
Menurut Musa, sebenarnya sejarah DPRD kabupaten Lebak baik yang periode 2019-2024 maupun sebelumnya.
” Sebab belum pernah ada catatan terbentuknya pansus-pansus PAD di DPRD ” Katanya.
Apalagi, kata Musa Lebak ini sudah masuk
ke Kawasan Industri, bahkan sekarang sudah masuk akses jalan tol.
” Untuk hal ini kami juga akan mempelajari
dari mulai regulasinya, seperti apa dengan para OPD atau instansi terkait dan sama-sama nanti menggali nya,”jelasnya
” Alhamdulillah respon dari pemerintah daerah positif sampai hari ini, dan mendukung ” Katanya.
Dari 11 OPD yang telah dipanggil kata Musa, mereka berjanji menyiapkan data 2022 termasuk 2023.
” Dan nantinya kita akan sama-sama sehingga rekomendasi Pansus nanti melahirkan saran masukan atau rekomendasi yang sifatnya untuk meningkatkan pendapatan asli daerah.” Kata Musa.
” Syukur-syukurdi tahun 2024 nanti kita targetkan di atas 700 miliar. Kalau sekarang ini masih di bawah 500, kalau tidak salah baru 300 lebih 400 itu, kan kreatif,”pungkasnya. (budi)