Kendala di Pemasaran, Petani Ikan Patin Butuh Bantuan Pemerintah

Yayat - JuaraMedia
22 Okt 2022 04:11
2 menit membaca

Caption :  Aceng ketika meninjau kolam ikan patin 

JUARAMEDIA, LEBAK – Pemasaran hasil budi daya ikan patin di wilayah Kabupaten Lebak saat ini masih kesulitan untuk memasarkan. Sehingga para petani budidaya ikan patin untuk menjual hasil panen budidaya ikan tersebut masih merasa kesulitan.

” Akan tetapi untuk jenis ikan patin sendiri harganya cukup tinggi.” Kata Aceng Abdul Azis salah seorang suplayer bibit ikan diwilayah Kecamatan Maja, Sabtu (22/10/2022)

Menurut Aceng untuk mengembangkan budidaya ikan patin dalam program ketahanan pangan(Ketapang) yang saat ini sedang digalakan pemerintah, kususnya di wilayah Kecamatan Maja.

Karena itu sambung Aceng pihaknya sangat mengapresiasi dan mendorong terhadap kelompok budidaya ikan untuk terus mengembangkan budidaya ikan tersebut dengan cara menyuplai benih atau bibit ikan, baik itu ikan patin maupun jenis benih ikan lainya dengan harga yang terjangkau.

” Sebetulnya untuk budidaya ikan patin sangat mudah sama dengan budidaya sejenis ikan lainya. Dengan memberikan pakan ikan yang teratur dari penyebaran benih ikan sapai dengan jangka waktu 6 – 7 bulan dengan spic 8 on ikan tersebut sudah bisa dipanen.” katanya.

Selain mudah untuk dibudi dayakan, kata Aceng ikan patin sendiri memiliki nilai jual yang sangat tinggi sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dalam hal ini meningkatkan ketahanan pangan para petani budi daya ikan.

Meskipun saat ini ada beberapa kendala bagi masyrakat untuk mengembangkan budi daya ikan patin selain belum terbisa juga faktor cuaca ekstrim yang saat ini masih terjadinya terutama hujan pada malam hari sehingga harus betul – betul dalam perawatnya.

” Untuk sementara yang jadi kendala adalah soal pemasaran, petani masih kesulitan. Tentunya ini harus dibantu pemerintah ” Pungkasnya. ( ali)

 

Yayat - JuaraMedia
Author: Yayat - JuaraMedia

Pemimpin redaksi