
MRI-ACT Buka Posko Tanggap Bencana di Daerah Terisolir
Reporter : Arya | Editor : Budy
JUARAMEDIA COM, LEBAK – Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Lebak – Aksi Cepat Tanggap(ACT) tempuh Jarak 25 kilometer Jalan Raya Gajrug Muncang Sajira untuk menyalurkan bantuan ke Kampung Somang, Desa Sukarame Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, Banten.
Kampung Somang salah satu Kampung yang terisolir karena akses jembatan penghubung terputus.
“MRI-ACT mendirikan Posko tanggap bencana, untuk memudahkan pelayanan, penyaluran logistik kepada masyarakat yang kena dampak musibah banjir dan longsor,” kata Haerudin Ketua MRI Lebak kepada Juaramedia.com, Jum’at (03/01/2020).
Dijelaskannya, MRI Lebak ACT Provinsi Banten salurkan Bantuan Makanan cepat saji, pakaian layak pakai, selimut dan sembako di Kampung Somang Desa Sukarame Kecamatan Sajira Kabupaten Lebak Provinsi Banten.
“Sekitar Pukul 15.00 Wib, dikabarkan seribu warga Kampung Somang mengungsi kembali kedataran yang lebih tinggi, dikhawatirkan banjir susulan intruksi dari kepala desa dan TNI,” ujarnya.
Kondisi pengungsi, terang dia, sudah ada yang mengalami sakit, gatal, diare di pengungsian, hal ini disebabkan cuaca. Kurang istrahat dan pengungsi tidur di lantai.kami akan melaporkan ke ACT Provinsi Banten.
Tim ACT, Sukmajaya menuturkan, pihaknya turut berempati terhadap keadaan di lokasi bencana, sebagai bentuk karikatif dari rasa itu pihaknya bersama Tim Aksi Cepat Tanggap perwakilan Cabang Banten berupaya terus untuk membantu para korban bencana, dengan segala upaya baik materi atau moril.
“Saat ini kami sudah membuat posko terdekat di lokasi untuk menampung sekaligus menyalurkan bantuan,” imbuhnya.
Tidak ada komentar