
Rumah tidak layak huni sebelum di bedah (atas), sesudah dibedah (bawah) melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) pada tahun 2019. (Foto/JM/dni)
Reporter: Deni | Editor: Budy
JUARAMEDIA COM, LEBAK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang konsen memberikan program bantuan pembangunan rumah dari tidak layak huni, menjadi layak huni untuk warga kurang mampu atau masyarakat yang berpenghasilan rendah.
“Ibu bupati Irna sangat peduli pada masyarakat yang rumahnya tidak layak huni menjadi layak huni melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) pada tahun 2019 telah selesai membangun 2744 rumah layak huni tersebar dibeberapa kecamatan.” ungkap Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Pandeglang, Ir.H Sarif Hidayat, yang didampingi Sekdis H.Didin Pahrudin,S.Sos, MM, Kabid Pengendalian Perumahan, Wawan dan Aip Setiawan selaku Kasi Monitoring dan Evaluasi kepada media, Kamis (26/12)
Menurut Sarif, disetiap kunjungan Bupati Pandeglang, H Irna Narulita dan Wabup Tanto Warsono Arban ke 35 kecamatan banyak melihat kondisi rumah warganya yang dilihat langsung harus mendapatkan perhatian pemerintah kondisi rumah tinggal banyak yang tidak layak huni tersebut.
“Melalui program BSPS yang didanai dari APBD, DAK dan reguler termasuk Strategis Backlog sebanyak 2744 rumah layak huni sudah selesai dibangun tahun 2019 ini, semua sifatnya swadaya.” terangnya lagi.
Dijelaskannya, sebanyak 200 unit rumah layak huni dibiayai dari APBD Pandeglang tahun 2019 nilai yang diberikan Rp 15 juta/rumah dari DAK sebanyak 179 unit nilainya Rp 17.5/rumah, reguler sebanyak 2165 unit nilainya sama Rp 17.5/rumah dan sisanya APBN berupa Backlog dari Kementerian langsung dengan nilai bantuan Rp 35juta/rumah sehingga yang jumlah keseluruhan 2744 unit tersebar di beberapa desa yang mendapat bantuan BSPS tersebut seperti dari APBD di Kecamatan Banjar, Kaduhejo, Mekarjaya, Cigeulis, Angsana, Cisata, Pagelaran, Mandalawangi, Menes, Patia, Cikeusik, Sukaresmi. Untuk regulernya beberapa desa di Kecamatan Menes, Munjul, Cisata, Angsana, Pagelaran, Cigeulis, Sobang, Cibitung, Cimanggu, Cibaliung, Cikeusik, Mekarjaya, Sukaresmi, Cadadari, Carita, Bojong, Panimbang, Jiput, Cipeucang, Banjar, Sindangresmi, Picung, dan Cikedal.
“Semua program BSPS itu usulan dari ibu bupati untuk masyarakat. Dan kedepan akan kembali menjadi program pemkab,” pungkasnya.
Sementara berapa warga yang mendapatkan bantuan BSPS tersebut, seperti Aas warga Desa Cigorondong, Kecamatan Sumur, Akmad warga Desa Tegal Kecamatan Cikedal, Elan Herlani warga Kel/Kec Pandeglang dan Santi warga Desa Ciherang Kec. Picung. Mereka terharu dengan kedatangan orang nomor 1 di Pandeglang dan makan bersama ditempat tinggalnya yang tidak layak huni tersebut.
“Alhamdulillah saya sekeluarga bersyukur dengan kondisi rumah tinggal sudah dibangun. Karena semua bentuk perhatian ibu bupati pada kami warga kurang mampu,” ujar Santi warga Kecamatan Picung yang mendapatkan bantuan tersebut.
Tidak ada komentar