
Caption : Ilustrasi
JUARAMEDIA, LEBAK — Kabar yang dinanti warga akhirnya datang. Pemerintah Kabupaten Lebak memastikan anggaran sebesar Rp1,6 miliar telah disiapkan untuk merehabilitasi jalan Rangkasbitung–Gajrug yang selama ini dikeluhkan masyarakat akibat rusak parah dan berlubang.
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lebak merencanakan perbaikan ruas jalan tersebut sepanjang sekitar 3,5 kilometer, dengan metode normalisasi dan betonisasi, guna memperlancar arus lalu lintas sekaligus mendukung aktivitas ekonomi warga.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Lebak, Hamdan, mengatakan bahwa anggaran sudah tersedia, namun pelaksanaan masih harus melalui sejumlah tahapan administrasi.
“Anggaran rehab ruas jalan Rangkasbitung–Gajrug sudah ada. Namun pelaksanaannya perlu proses, mulai dari pengadaan pengawasan hingga pengadaan konstruksi,” kata Hamdan, Kamis (15/1/2026).
Ia menjelaskan, kondisi jalan saat ini mengalami kerusakan cukup berat, dengan banyak lubang yang menghambat kelancaran kendaraan, khususnya saat musim hujan.
Kerusakan tersebut, lanjut Hamdan, disebabkan oleh kendaraan pengangkut pasir yang melebihi tonase serta curah hujan tinggi dalam beberapa bulan terakhir.
“Perbaikan akan dilakukan secara bertahap karena keterbatasan anggaran daerah,” ujarnya.
Dari total panjang 3,5 kilometer, ruas jalan tersebut akan dikerjakan dengan betonisasi, sehingga diharapkan lebih tahan terhadap beban kendaraan berat dan kondisi cuaca ekstrem.
Rehabilitasi jalan Rangkasbitung–Gajrug dinilai strategis karena menjadi akses penting bagi masyarakat yang mayoritas bermata pencaharian di sektor pertanian dan perkebunan. Infrastruktur jalan yang baik diyakini dapat menekan biaya transportasi dan mempercepat distribusi hasil panen.
“Dengan perbaikan jalan ini, pertumbuhan ekonomi masyarakat akan meningkat dan pada akhirnya berdampak pada kesejahteraan,” tutup Hamdan.(budi)