Soroti Kesenjangan Sosial, LPPD Banten Desak Bupati Tangerang Tinjau Ulang Tunjangan Pegawai Bapenda dan RSUD 

admin
9 Sep 2025 12:56
1 menit membaca

Caption : Komeng Abdul Rohman LPPD Banten 

JUARAMEDIA, TANGERANG – Lembaga Pemerhati Pembangunan Daerah (LPPD) Banten menyoroti adanya kesenjangan sosial antara rakyat dengan elit pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang. Sorotan tajam diarahkan pada besarnya tunjangan pegawai di RSUD dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tangerang.

Ketua LPPD Banten, Komeng Abdul Rohman, mendesak Bupati Kabupaten Tangerang H. Maesyal Rasyid bersama DPRD Kabupaten Tangerang untuk segera melakukan evaluasi. Menurutnya, tunjangan tersebut justru melukai hati masyarakat.

“Saya meminta kepada Bupati dan DPRD agar segera mengevaluasi tunjangan pegawai di RSUD dan Bapenda Kabupaten Tangerang. Tunjangan itu dirasakan tidak adil dan menimbulkan kesenjangan sosial di tengah masyarakat,” tegas Komeng,  Senin (9/9/2025).

Komeng menilai, di tengah kondisi ekonomi sulit yang masih menghimpit banyak warga, tambahan tunjangan bagi pegawai justru menimbulkan kecemburuan sosial.

 “Banyak masyarakat kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sementara, pegawai RSUD dan Bapenda selain menerima gaji juga mendapat tunjangan ekstra. Hal ini jelas memunculkan ketidakadilan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Komeng meminta agar dana tunjangan tersebut dialihkan untuk program-program prioritas yang langsung menyentuh masyarakat menengah ke bawah.

 “Saya berharap Bupati dan DPRD Tangerang dapat mengkaji ulang. Akan lebih bermanfaat jika anggaran tunjangan dialokasikan untuk bantuan rakyat miskin yang benar-benar membutuhkan,” pungkasnya. (jm)

 

Redaksi
Author: Redaksi

Referensi Berita Terpercaya