Pembangunan Gedung Baru PT Gasindo Jaya Diduga Tak Kantongi IMB

Redaksi - JuaraMedia
21 Okt 2019 02:59
Lebak 0 70
2 menit membaca

Foto : Bangunan yang diduga tak kantongi IMB

Penulis : Budi Harto

JUARAMEDIA COM LEBAK – PT Gasindo Jaya yang terletak di jalan Rangkasbitung Citeras tepatnya di Desa Sukamanah Kecamatan Rangkasbitung dalam hal pembangunan tidak menempuh aturan yang telah dikeluarkan oleh Pemerintah Daerah.

Hanya bangunan yang lama saja yang sudah memiliki izin mendirikan Bangunan (IMB) yakni seluas 3600 meter, selebihnya belum memiliki, apalagi bangunan yang baru yang sedang dilaksanakan pengerjaan pembangunannya, sedangkan bangunan yang baru tersebut sudah di kontrakan ke PT (PWI).

“Kita ini selaku pengontrak, yang saya terima surat suratnya itu sudah lengkap dari PT Gasindo Jaya. Itu pabrik yang kita pakai sebelum masuk, kita sudah minta legalitas dari tempat yang akan kita sewa atau pemilik,” kata HRD PT PWI, H Syahroni, Sabtu (19/10).

Dijelaskannya, yang pertama IMB nya dan itu ada,kemudian UKL dan UPL juga ada, ini mungkin yang keliru adalah bahwa mereka PT Gasindo Jaya sedang mengurus perizinan bangunan baru yang sedang di laksanakan pengerjaannya.

“Tetapi bukan yang kita pakai sekarang ini, karena yang kita sewa dengan luas 3600 meter sudah memiliki IMB termasuk perizinan UKL dan UPL,” tukasnya.

Menurut H Syahroni, mereka sedang mempersiapkan dan mengurus perizinan bangunan yang baru untuk perusahaan yang akan di perluas seluas 10.000 meter.

“Itu pasti belum ada izinnya, tapi masih dalam proses, mulai dari tanggal 10 Agustus, berkas masuk ke DPPMPPT dan progresifnya perizinan yang sedang mereka lakukan sudah sampai ke site plane, artinya izin lokasi peruntukan sudah saya pegang IMB yang 3600 meter,” akunya.

Syahroni berharap kepada pemilik agar secepatnya mengurus perizinan bangunan baru tambahan gedung, dan pihaknya juga meminta dukungan terhadap pemerintah daerah setempat.

“Dan kepada pemerintah, kami memnita dukungan dari pemerintah daerah agar kami bisa berinventasi, kemudian maju dan bisa menyerap tenaga kerja lebih banyak lagi, selain itu agar para lulusan sekolah tidak banyak menganggur,” ungkap Syahroni.

TIM REDAKSI
Author: TIM REDAKSI

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *