
Caption : Bupati Lebak Hasbi Asyidiki Jayabaya ketika berkordinasi dengan Kementrian KKP di Jakarta
JUARAMEDIA, LEBAK – Pemerintah Kabupaten Lebak terus mempercepat realisasi pembangunan rumah khusus bagi warga hunian sementara (huntara) di Kecamatan Lebakgedong. Langkah ini ditandai dengan koordinasi langsung Bupati Lebak, Moch. Hasbi Asyidiki Jayabaya, bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) di Jakarta, Kamis (2/4/2026).
Pertemuan tersebut membahas pemenuhan Readiness Criteria (RC) sebagai syarat utama pembangunan rumah khusus bagi masyarakat terdampak bencana di Lebakgedong pada Tahun Anggaran 2026.
Rapat turut dihadiri jajaran Direktorat Jenderal Perumahan Perdesaan Kementerian PKP, termasuk Dr. Drs. Imran, M.Si., MA.Cd, serta perwakilan Pemerintah Provinsi Banten.
Dalam forum tersebut, pihak Kementerian PKP menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh percepatan pembangunan hunian layak bagi masyarakat Lebak.
“Tentunya program pembangunan rumah hunian khusus di Lebakgedong ini menjadi atensi kami agar segera terealisasi,” ujar Imran.
Ia juga mendorong Pemerintah Kabupaten Lebak dan Pemerintah Provinsi Banten untuk terus memperkuat sinergi, khususnya dalam melengkapi persyaratan administratif dan teknis yang tertuang dalam Readiness Criteria.
Sementara itu, Bupati Lebak Hasbi Jayabaya menegaskan bahwa pembangunan rumah khusus bagi warga terdampak bencana merupakan prioritas utama pemerintah daerah.
“Kami terus melakukan percepatan pemenuhan syarat administratif dan aspek teknis lainnya agar masyarakat huntara Lebakgedong segera mendapatkan hunian yang layak,” tegasnya.
Sebagai bentuk keseriusan, Bupati juga telah menugaskan Sekretaris Daerah Lebak, Budi Santoso, bersama jajaran terkait untuk menindaklanjuti hasil rapat tersebut secara cepat dan terukur.
Pemerintah Kabupaten Lebak optimistis, dengan dukungan penuh dari pemerintah pusat dan provinsi, pembangunan rumah khusus bagi warga terdampak bencana di Lebakgedong dapat segera direalisasikan dalam waktu dekat. (*)