Tani Merdeka Lebak Resmi Dilantik, Siap Kawal Pupuk Subsidi dan Program Pangan Nasional

Yayat - JuaraMedia
1 Feb 2026 19:19
Daerah 0 182
3 menit membaca

Caption : Pelantikan Pengurus Tani Merdeka Lebak 

JUARAMEDIA, LEBAK – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tani Merdeka Indonesia (TMI) Kabupaten Lebak resmi dilantik pada Minggu, 1 Februari 2026, di Aula Pendopo Pemerintah Kabupaten Lebak. Pelantikan ini menandai keseriusan TMI mengawal program pertanian pemerintah, khususnya distribusi pupuk bersubsidi dan penguatan petani hingga tingkat akar rumput.

Ketua Umum DPD Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar seremoni, melainkan titik awal kerja nyata di lapangan.

“Penekanannya adalah bekerja ekstra. Jangan setelah dilantik malah bubar seperti seremonial saja. Tugas utama Tani Merdeka adalah bekerja di bawah, menguatkan petani dan mengawasi program pemerintah,” ujar Don usai pelantikan.

Don menilai struktur organisasi TMI di Kabupaten Lebak telah mengakar hingga tingkat kecamatan. Hal itu dibuktikan dengan kehadiran seluruh koordinator kecamatan (korcam) dalam acara pelantikan, yang menunjukkan kesiapan organisasi untuk langsung terjun mendampingi petani.

Selain pendampingan, TMI Lebak juga akan berperan aktif mengawasi program strategis nasional di sektor pertanian, termasuk kebijakan dari Kementerian Pertanian dan kementerian terkait ketahanan serta kedaulatan pangan.

Salah satu fokus utama pengawasan adalah distribusi pupuk bersubsidi. Don menegaskan, praktik penjualan pupuk di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) merupakan pelanggaran serius yang merugikan petani.

“Kalau ada kios menjual pupuk di atas HET, itu harus dilaporkan. Hampir 2.000 kios pupuk sudah ditutup karena melanggar. Ini jelas merugikan petani,” tegasnya.

Menurut Don, edukasi kepada petani juga menjadi kunci agar petani memahami harga resmi pupuk dan tidak terbebani biaya produksi yang tinggi.

Tak hanya pengawasan, TMI Lebak juga menjalankan program peningkatan kapasitas petani, mulai dari demplot pertanian, pelatihan pembuatan pupuk organik, hingga edukasi pengendalian hama tanaman, sebagai upaya mendorong produktivitas dan kemandirian petani.

Sementara itu, Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Lebak, Ellen Herdyansyah, menegaskan visi organisasi untuk memastikan petani dapat fokus bertani tanpa terbebani persoalan alat, modal, dan pemasaran.

“Target kami sampai ke ranting dan akar rumput. Petani harus bisa bekerja dengan baik tanpa dipusingkan alat, pasar, atau pembiayaan. Petani cukup fokus bertani,” ujar Ellen.

Ellen juga menargetkan setiap kecamatan di Lebak memiliki ikon produk pertanian unggulan yang dapat dikembangkan menjadi produk turunan dan oleh-oleh khas daerah.

Untuk mendukung percepatan kerja petani, DPD TMI Lebak telah mengusulkan 12 unit alat dan mesin pertanian (alsintan) pada tahun 2026, terdiri dari traktor roda dua, traktor roda empat, serta mesin combine harvester yang disesuaikan dengan kondisi geografis wilayah.

Dalam jangka pendek, TMI Lebak juga mendorong distribusi hasil pertanian sayuran seperti pakcoy dan selada untuk memenuhi kebutuhan dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Lebak.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lebak, Rahmat Juniar, menyambut positif pelantikan DPD TMI Lebak dan menilai kolaborasi yang telah terjalin berjalan baik.

“Selama satu tahun terakhir, Tani Merdeka selalu berkoordinasi dan berkolaborasi dengan Dinas Pertanian dan pemerintah daerah. Insya Allah ke depan akan lebih baik lagi,” katanya.

Rahmat menjelaskan, penyaluran bantuan alsintan dilakukan melalui mekanisme CPCL (Calon Petani dan Calon Lokasi), dengan syarat kelompok tani harus terdata dalam sistem penyuluhan pertanian.

“Pembagian alsintan harus merata dan sesuai kebutuhan wilayah. Kondisi lahan di Lebak berbeda-beda, ada pegunungan dan daratan, sehingga jenis alat juga harus disesuaikan,” jelasnya.

Dengan pelantikan ini, DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Lebak diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian, mengawal distribusi sarana produksi, serta meningkatkan kesejahteraan petani secara berkelanjutan. (*)

Yayat - JuaraMedia
Author: Yayat - JuaraMedia

Pemimpin redaksi