
Caption : Gubernur BantenAndra Soni didampingi Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah, Gunting Pita Peresmian Pos Kesehatan Merah Putih Pasar Rangkasbitung
JUARAMEDIA, LEBAK — Di bawah guyuran hujan, Gubernur Banten Andra Soni meresmikan Pos Kesehatan Merah Putih Rangkasbitung yang berlokasi di kawasan Stasiun Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Senin (16/2/2026). Peresmian tersebut merupakan bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun ke-18 Partai Gerindra dengan tema Kompak Bergerak Berdampak.
Dalam sambutannya, Andra Soni menyampaikan bahwa pendirian pos kesehatan ini merupakan bentuk bakti sosial melalui Kesehatan Indonesia Raya (Kesira) sekaligus dukungan terhadap salah satu program aksi cepat Presiden, yakni cek kesehatan gratis bagi masyarakat.
“Pos pelayanan ini bukan hanya untuk melayani orang sakit, tetapi sebagai upaya pencegahan agar masyarakat tidak mengalami penyakit berlarut-larut,” ujar Andra Soni.
Ia menyebut Provinsi Banten menjadi salah satu provinsi tercepat dalam mengimplementasikan program cek kesehatan gratis. Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak lepas dari peran pemerintah daerah, kepala dinas, serta partisipasi aktif masyarakat.
Andra Soni juga menyoroti tingginya risiko penyakit menular dan tidak menular di Indonesia, seperti tuberkulosis (TBC), hipertensi, dan diabetes. Penyakit-penyakit tersebut kerap tidak bergejala, namun berpotensi menimbulkan komplikasi serius, termasuk gagal ginjal yang berujung pada cuci darah seumur hidup.
“Melalui pemeriksaan dini, masyarakat bisa segera mendapatkan penanganan. Inilah esensi program preventif yang sedang kita dorong,” tegasnya.
Ia menegaskan Pos Kesehatan Merah Putih bukan merupakan fasilitas partai atau kelompok tertentu, melainkan fasilitas publik yang dapat dimanfaatkan seluruh masyarakat Lebak. Operasional pos kesehatan ini dilakukan melalui kerja sama dengan puskesmas dan pemerintah daerah setempat.
Selain layanan kesehatan dasar, pos tersebut juga menyediakan pemeriksaan kehamilan untuk memastikan kondisi dan posisi janin, dengan dukungan tenaga medis profesional, relawan kesehatan, serta kerja sama dengan rumah sakit swasta.
Selain sektor kesehatan, Andra Soni menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Banten untuk terus memperkecil disparitas pembangunan antara wilayah utara dan selatan, salah satunya melalui program pembangunan jalan desa.
“Pada tahun lalu, kita membangun 17 jalan desa dengan anggaran sekitar Rp71 miliar. Tahun ini ditambah menjadi sekitar Rp80 miliar lebih, termasuk dukungan dari Pemerintah Kabupaten Lebak,” ujarnya.
Ia optimistis pembangunan infrastruktur yang merata akan berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Kita tidak mencari pujian, tetapi berharap apa yang kita lakukan benar-benar bermanfaat dan bernilai ibadah,” katanya.
Sementara itu, Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah menyambut baik peresmian Pos Kesehatan Merah Putih tersebut. Ia menilai fasilitas ini sangat dibutuhkan, terutama bagi para pedagang pasar yang kerap mengabaikan kesehatan karena aktivitas ekonomi yang padat.
“Ini bentuk nyata kolaborasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di bidang kesehatan,” ujar Amir Hamzah.
Ketua Pos Kesehatan Merah Putih Rangkasbitung, Bangbang SP, mengatakan keberadaan pos kesehatan di kawasan pasar tradisional sangat strategis karena menjadi titik temu masyarakat dari berbagai lapisan setiap hari.
“Pedagang pasar sering menunda pemeriksaan kesehatan karena keterbatasan waktu. Dengan pos ini, layanan kesehatan dasar bisa diakses lebih cepat dan dekat,” ketua DPC Gerindra Lebak ini mood
Ia menjelaskan, Pos Kesehatan Merah Putih akan difokuskan pada pelayanan kesehatan dasar, deteksi dini penyakit, serta edukasi pola hidup sehat bagi pedagang dan pengunjung pasar.
“Kami berharap pos ini dapat menjadi percontohan dan direplikasi di pasar-pasar tradisional lain, baik di Kabupaten Lebak maupun di Provinsi Banten,” pungkasnya. (*)