Hujan Deras Tak Halangi Bupati Hasbi Temui Mahasiswa Pendemo : Ini Jawaban Soal Jalan dan Pasar Semi

Yayat - JuaraMedia
3 Des 2025 09:50
Demo 0 356
2 menit membaca

Caption : Bupati Lebak Hasbi Asyidiki Jayabaya ketika menemui mahasiswa pendemo, ditengah guyuran hujan,Selasa (2/12 /2025) 

JUARAMEDIA, LEBAK – Aksi unjuk rasa gabungan mahasiswa yang terdiri dari Kumala, PMS, PMII, GMNI, dan Imala mewarnai puncak HUT Lebak ke-197 di depan Kantor Bupati Lebak, Selasa (2/12/2025). Di tengah derasnya hujan, Bupati Lebak Hasbi Asyidiki Jayabaya turun langsung menemui massa aksi dan memberikan penjelasan atas sejumlah tuntutan yang disuarakan mahasiswa.

Bupati Hasbi datang dengan pakaian adat dan tanpa pengawalan berlebihan. Ia memilih berdiri di tengah kerumunan peserta aksi untuk mendengarkan langsung berbagai aspirasi yang disampaikan Keluarga Mahasiswa Lebak (Kumala) dan Persatuan Mahasiswa Sobak (PMS).

“Aspirasi dari teman-teman mahasiswa menjadi catatan penting bagi kami dalam memperbaiki tata kelola dan pelaksanaan pemerintahan di Kabupaten Lebak,” ujar Bupati Hasbi ketika berbicara di hadapan para pendemo.

Salah satu isu terbesar yang disorot mahasiswa adalah kondisi infrastruktur jalan serta penataan Pasar Semi di Rangkasbitung. Menjawab itu, Hasbi menjelaskan bahwa proses penataan tidak bisa dilakukan secara instan.

“Pasar Semi saat dipindahkan memang tidak mungkin langsung sempurna. Karena itu tahun ini kami sudah mengintervensi anggaran untuk Dinas Perdagangan. Tahun depan fasilitasnya akan kami lengkapi, termasuk mushola dan toilet,” jelasnya.

Bupati juga menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen meningkatkan kualitas infrastruktur jalan secara bertahap sesuai kemampuan fiskal daerah.

Sekretaris Umum Kumala, Fauzul, mengatakan bahwa aksi hari ini bertujuan meminta penjelasan terbuka dari Bupati terkait komitmen atas kebijakan pembangunan di Lebak.

“Kami ingin Bupati memberikan penjelasan konkret terkait sejumlah persoalan, terutama soal pasar dan jalan. Aspirasi mahasiswa adalah suara masyarakat yang harus didengar,” tegasnya.

Meski aksi berlangsung di tengah hujan deras, dialog antara mahasiswa dan Bupati berjalan kondusif. Mahasiswa mengapresiasi kehadiran langsung Bupati sebagai bentuk komitmen terhadap keterbukaan informasi publik.

Aksi kemudian ditutup dengan penyampaian beberapa catatan tuntutan yang diharapkan dapat segera ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kabupaten Lebak. (*)

Yayat - JuaraMedia
Author: Yayat - JuaraMedia

Pemimpin redaksi