“Moal Aya Maling Ngaku” — Musa Weliansyah Sindir Oknum DPR RI Terkait Dugaan Pungli P3-TGAI Lebak – Pandeglang 

admin
10 Sep 2025 14:56
2 menit membaca

Caption : Status WhatsApp Musa Weliansyah Wakil Ketua Komisi II DPRD Banten, yang diduga menyindir oknum Anggota DPR RI berinisial AF dari PKB 

JUARAMEDIA, LEBAK – Dugaan pungutan liar (pungli) dalam Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) kembali memanas. Anggota DPRD Banten, Musa Weliansyah, menyindir keras lewat status WhatsApp yang diduga diarahkan kepada salah satu anggota DPR RI dari PKB berinisial AF.

“Yang pungli siapa, yang klarifikasi siapa. Kalau berani, Anggota DPR RI hayu ketemu duaan urang sumpah bae. Moal aya maling ngaku tihela,” tulis Musa dalam status WhatsApp-nya, lengkap dengan tagar #KPK dan #BPK, Rabu (9/9/2025)

Sindiran ini kian memperkuat sikap kritis Musa yang sebelumnya gencar menyoroti dugaan pemotongan dana hingga 30 persen per titik pada ratusan proyek P3-TGAI dan SANIMAS di Kabupaten Lebak dan Pandeglang, tahun anggaran 2025.

“Ratusan titik proyek diduga jadi lahan pemerasan. Angkanya mencapai Rp7 miliar. KPK harus segera turun tangan,” tegas Musa, Sabtu (6/9/2025).

Menurut Wakil Ketua Komisi II DPRD Banten dari PPP ini, pola pungli dilakukan melalui seorang tenaga ahli berinisial NF, sebelum dana disetorkan ke oknum anggota DPR RI.

“Kalau ada potongan sebesar itu, otomatis kualitas proyek akan turun. Banyak irigasi asal-asalan, bahkan ada yang lokasinya tidak terkoneksi dengan sungai. Ini jelas merugikan rakyat,” tandas Musa.

Ia menegaskan, akan terus mengawal kasus ini hingga dilakukan audit investigasi oleh BPK RI, dan mendesak KPK segera turun tangan.

 “Program ini seharusnya untuk rakyat, bukan bancakan oknum. Kami sudah kantongi identitas suruhan di lapangan,” tambahnya.

Sorotan yang sama juga dilakukan oleh Lembaga Pemerhati Pembangunan Daerah (LPPD) Banten, yang menegaskan akan menggelar aksi unjuk rasa di Kantor DPW PKB Banten, menuntut klarifikasi atas dugaan pemotongan anggaran hingga 30 persen yang menyeret nama oknum DPR RI.

“Sekarang surat pemberitahuannya tengah kami buat dan segera kita kirim ke Polda Banten. Insya Allah pekan depan aksinya,” ujar Komeng Abdul Rohman, Ketua LPPD Banten, Rabu (9/9/2025).

Sementara itu, jurnalis JUARAMEDIA telah berupaya meminta konfirmasi kepada anggota DPR RI berinisial AF, baik melalui sambungan telepon maupun pesan singkat. Namun hingga berita ini diturunkan, yang bersangkutan belum memberikan jawaban.(jm)

 

Redaksi
Author: Redaksi

Referensi Berita Terpercaya