Ketua LPPD Banten Ancam Demo Kejari, Bongkar Dugaan Penyalahgunaan Anggaran RSUD Adjidarmo

admin
26 Sep 2025 20:08
2 menit membaca

Caption : Komeng Abdul Rohman 

JUARAMEDIA, LEBAK –Ketua LPPD Banten Komeng Abdul Rohman, melontarkan kritik keras terhadap pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Adjidarmo Rangkasbitung. Ia menilai pelayanan rumah sakit milik pemerintah tersebut masih buruk, meski anggaran yang digelontorkan terbilang besar.

Komeng menyebut, selain gaji dari APBD, pegawai RSUD juga mendapat insentif jasa pelayanan sebesar 40 persen. Namun, kualitas layanan tidak sebanding dengan anggaran yang dikeluarkan.

“Pelayanan RSUD Adjidarmo dari dulu begitu-begitu saja, tidak ada peningkatan signifikan. Saya kecewa, masyarakat juga banyak yang kecewa,” tegas Komeng dalam rilisnya, Jumat (26/9/2025).

Komeng mengaku sudah menyiapkan masa untuk demonstrasi  ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Lebak pada pekan depan. Dalam aksi tersebut, ia akan mendesak penyelidikan terkait dugaan penyalahgunaan anggaran di RSUD Adjidarmo.

Bukan hanya itu, Komeng juga berencana melayangkan surat resmi ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Banten untuk melakukan Pemeriksaan Dengan Tujuan Tertentu (PDTT) terhadap pengelolaan keuangan rumah sakit tersebut.

“Saya akan mendesak Kajari Lebak untuk menyelidiki keuangan RSUD Adjidarmo, dan meminta BPK turun tangan memeriksa secara khusus. Jangan sampai anggaran besar, tapi pelayanan nol,” ujarnya.

Menurut Komeng, ada kesenjangan nyata antara besarnya anggaran yang digelontorkan pemerintah dengan kualitas pelayanan kesehatan yang diterima pasien. Bahkan, ia menyebut ada korban pasien yang ditolak mendapatkan pelayanan medis.

“Anggaran besar seharusnya berdampak pada pelayanan yang manusiawi dan profesional. Tapi faktanya, pasien masih mengeluh, di IGD juga pasen banyak yang tidur di lantai  dan tidak mendapat layanan optimal,” kata Komeng.

Komeng menegaskan, langkah ini bukan semata untuk menggoyang RSUD Adjidarmo, melainkan dorongan agar lembaga kesehatan pemerintah itu segera berbenah.

“Saya ingin pelayanan kesehatan di Lebak benar-benar baik , harus dibongkar,” pungkas mantan anggota DPRD Lebak ini. (jm)

Redaksi
Author: Redaksi

Referensi Berita Terpercaya