Anggota DPRD Banten Musa Weliansyah Dukung Reformasi Birokrasi Bupati Lebak

admin
19 Agu 2025 08:04
DPRD Banten 0 242
2 menit membaca

Caption : Anggota DPRD Banten Musa Weliansyah 

JUARAMEDIA, LEBAK – Anggota DPRD Provinsi Banten, Musa Weliansyah, mendukung penuh langkah Bupati Lebak Moch Hasbi Asyidiki Jayabaya yang menyoroti kinerja Sekda, kepala OPD, hingga kepala desa.

Menurut Musa, reformasi birokrasi yang digagas Bupati merupakan langkah tepat untuk mewujudkan visi-misi pembangunan Kabupaten Lebak.

“Saya sangat setuju dan mendukung langkah Bupati Lebak melakukan reformasi birokrasi. Apa yang disampaikan Pak Bupati bukan spontanitas, melainkan berdasarkan penilaian kinerja selama beliau menjabat,” ujar Musa, Senin (18/8/2025).

Musa menegaskan, evaluasi terhadap kinerja Sekda dan OPD merupakan hal wajar. Posisi Sekda sangat strategis sebagai pengendali roda pemerintahan daerah.

 “Kalau Bupati tidak segera melakukan reformasi birokrasi termasuk di jajaran Sekda dan OPD, saya kira visi-misi tidak akan tercapai. Untuk mencapai RPJMD harus ada sinergis antara Bupati, Sekda, dan OPD,” jelas politisi PPP ini.

Diketahui sebelumnya, Bupati Hasbi Jayabaya dalam pidatonya pada HUT RI ke-80 menyoroti kinerja Sekda, OPD dan Kades. Ia menegaskan akan mengawasi langsung penggunaan anggaran di setiap lini pemerintahan.

 “Periksa saja, audit. Selama menjabat, berapa kekayaannya bertambah, sesuai atau tidak dengan honor maupun jabatan yang diemban,” tegasnya.

Bupati juga menyoroti kondisi RSUD Lebak yang dinilai acak-acakan serta aliran dana yang harus dipertanggungjawabkan secara transparan.

Tak hanya Sekda dan OPD, Bupati turut mengingatkan para kepala desa. Menurutnya, masih ada 1.617 kilometer jalan desa di Lebak yang rusak parah meski dana desa terus digelontorkan.

 “Saya ingatkan bagi para kepala desa, kemana saja dana desa? Jalan rusak, tapi mobilnya Fortuner dan Pajero. Ini yang akan saya awasi ketat,” ungkapnya.

Bupati menambahkan, pembangunan jalan desa tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah pusat. Harus ada gotong royong antara pemerintah desa, daerah, provinsi, dan masyarakat agar pembangunan berdampak luas. Dengan 339 desa dan potensi pariwisata unggulan, Lebak diyakini mampu berkembang jika infrastruktur dasar diperkuat. (jm)

 

Redaksi
Author: Redaksi

Referensi Berita Terpercaya