
Sejumlah Santriawan Pondok Pesantren Al-Maghfiroh di Lapas III Rangkasbitung, mengikuti pendidikan dan pelatihan baca tulis Al-Qur’an yang digelar secara daring atau online di Aula Pembinaan Lapas setempat, Senin (15/6/2020).
JUARAMEDIA LEBAK – Ditengah pandemi Corona Virus Disease (Covid-19) Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang merupakan santriawan pondok pesantren Al-Maghfiroh di Lapas III Rangkasbitung, mengikuti pendidikan dan pelatihan baca tulis Al-Qur’an yang digelar secara daring atau online di Aula Pembinaan Lapas setempat, Senin (15/6/2020).
Pendidikan Kilat (Diklat) baca tulis Al- Qur’an diselenggarakan atas kerjasama antara Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Banten dengan Lembaga Cinta Qur’an Foundation.
“Ditengah pandemi Covid-19, Cinta Qur’an Foundation berkenan mendukung penuh kegiatan pembinaan di Lapas Kelas III Rangkasbitung dan kami sangat mengapresiasi karena mereka secara sukarela ingin mentransferkan ilmunya. Meski, digelar secara online,” kata Kepala Lapas III Rangkasbitung, Budi Ruswanto melalui siaran persnya yang diterima di Rangkasbitung, Senin (15/6/2020).
Menurut Budi, dengan niat dan kemauan yang kuat serta memiliki tujuan yang mulia kepada sesama. Tentu hal ini sangat baik. Sehingga, setiap WBP Lapas Rangkasbitung III ditargetkan memiliki kemampuan fasih dalam membaca Al -Qur’an.
“Kegiatan dari Cinta Qur’an Foundation ini sejalan dan selaras dengan giat yang telah dicanangkan sebelumnya di Lapas Rangkasbitung, yakni Program Tartil Iqro dan Hafizh Qur’an,” ujarnya.
Budi menegaskan, ditengah pandemi covid-19 kegiatan yang positif tetap terlakasna. Meski, dalam penyampaiannya menggunakan metode daring.
“Kami tetap menerapkan protokol kesehatan dan isyaallah giat ini berkah,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Ustad Herdi selaku perwakilan dari Lembaga Cinta Qur’an Foundation, untuk saat pihaknya tengah menerapkan program pengentasan buta huruf Al-Qur’an.
“Saya takjub dengan respon positif Lapas Rangkasbitung terhadap kegiatan ini dan
alhamdulillah kami bisa hadir kembali dengan kondisi yang berbeda, dilaksanakan secara live dan online via teleconference. Kami komitmen kegiatan ini adalah wujud kepedulian kita dan dukungan moril kepada santriwan disini,” ujarnya.
Dia berharap, semoga kegiatan ini bisa menambah kecintaan warga binaan terhadap Al-Qur’an dan kepada Allah SWT, untuk semakin memotivasi hidup menjadi lebih baik,” ujarnya.
Berikut, informasi rencana kegiatan ini akan digelar selama 4 hari berturut-turut, yang dimulai pada tanggal 15 Juni hingga 18 Juni 2020 kedepan. (bin).
Tidak ada komentar