Sambut HUT Bhayangkara Ke-74, Polres Lebak Bekerjasama Dengan BRI Gratiskan Pembuatan SIM

Yayat - JuaraMedia
25 Jun 2020 16:24
Polri 0 67
2 menit membaca

Sambut HUT Bhayangkara Ke-74, Polres Lebak Bekerjasama Dengan BRI Gratiskan Pembuatan SIM

 

JUARAMEDIA LEBAK – Dalam menyambut HUT Bhayangkara ke 74 yang jatuh pada 1 Juli 2020, Satlantas Polres Lebak bekerja sama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) kantor Cabang (Kanca) Rangaksbitung mengratiskan biaya permohonan pembuatan dan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM).

Kasat Lantas Polres Lebak, AKP Tri Wilarno mengatakan, dalam layanan SIM gratis tersebut semua biaya administrasi pembuatan dan perpanjangan baik SIM akan ditangung oleh pihak Bank. Layanan tersebut berlaku termulai 22 Juni hingga 1 Juli 2020.

“Layanan tersebut ditunjukan untuk 40 ornag beruntung, mereka nantinya akan mendapatakan dispensasi biaya pembuatan SIM ditanggung sponsor yang bekerjasama dengan satlantas, dengan ketentuan mekanisme pengajuan sim tetap dilaksanakan,” kata Kasatlantas kepada Awak Media, Kamis (25/6/2020).

Kasatlantas mengatakan, dalam layanan tersebut, tidak berlaku untuk semua jenis SIM. Pihaknya hanya memberlakukan layanan pembuatan SIM gratis untuk SIM A dan C saja.

Katanya, terdapat kiteria khusus bagi warga yang ingin mendapatkan layanan SIM gratis yang hanya ditunjukan untuk 40 orang beruntung ini yakni pemohon yang lahir pada tanggal 1 Juli saja.

Adapun syarat lainnya untuk mengikuti layanan SIM gratis tersebut hampirlah sama dengan pembuatan SIM baru yakni pemohon diharuskan memiliki Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP El), Keterangan sehat dokter, sehat rohani (tes psikologi), mengikuti ujian teori dan praktek.

“Bagi pemohon yang akan perpanjang SIM diwajibkan membawa SIM yang sudah habis masa berlakunya,” ujarnya.

Lanjut Kasat Lantas, pelaksanaan pembuatan SIM sendiri tetap dilakukan dengan mengedepankan protokol kesehatan pencegahan covid-19, dimana para pemohon akan terlebih dahulu di cek suhu tubuhnya oleh petugas sebelum memasuki ruangan permohonan SIM. Dan diruang permohonan SIM sendiri telah dilakukan penerapan Pysical distancing dengan menjaga jarak antar bangku pemohon dan juga penyediaan hand santizier.

Ia berharap masyarakat dapat memanfaatkan momentum ini dengan sebaik mungkin, guna melengkapi surat-surat dalam berkendara.

“Untuk 40 orang pemohon pertama. Semoga bermanfaat,” pungkasnya.
(ade)

 

Yayat - JuaraMedia
Author: Yayat - JuaraMedia

Pemimpin redaksi

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *