
PANDEGLANG – Sejak diresmikannya Wisata Kuliner Pandeglang Berkah bertepatan Hut RI 17 Agustus 2019 oleh Bupati Pandeglang dengan sarana prasana yang belum memadai bagi para pedagang kaki lima (PKL).
Saat ini kondisi wisata kuliner tersebut sudah mulai mulai ramai pengunjung dengan berbagai upaya yang dilakukan oleh para pedagang yang tergabung dalam wadah Kelompok Pedagang Mikro Anak Indonesia (KPMAI) Pandeglang dengan menjalin kerjasama dengan pihak ketiga yaitu PT Mayora untuk mengembangkan tempat kuliner itu aman dan nyaman bagi para pengunjung meski belum begitu diketahui masyarakat.
Hal itu disampaikan Sekretaris KPMAI Pandeglang, Elan saat berbincang dengan media, Minggu (06/10) sore.
Menurut Elan, upaya dan langkah yang dilakukannya telah dikoordinasikan dengan pihak Disprindag setempat adalah tidak lain untuk kemajuan wisata kuliner yang diprogramkan bupati Pandeglang
“Yah sekarang kondisi wisata kuliner Gedung Juang sudah ada perubahan dan sedang kami tata agar pengunjung ramai dan nyaman. Dengan keterbatasan, berbagai upaya kami lakukan dengan mencoba menggandeng sponsor kami lobi, dan alhamdulillah sekarang wisata kuliner program ibu bupati sudah ada kemajuan dan kedepan kami pun butuh dukungan dan suport dari para OPD terkait agar fokus untuk sama-sama mengamankan kebijakan ibu bupati,” ungkap Elan sebagai Sekretaris KPMAI Pandeglang, kepada media, Minggu (06/10) sore.
Menurut Elan, para PKL yang biasa berjualan di Alun-alun Pandeglang sangat berterima kasih kepada Pemkab, dalam hal ini ibu bupati yang telah memberikan pasilitas tempat di Gedung Juang menjadi lokasi Wisata Kuliner di pusat kota Pandeglang sebagai program monumental yang diharapkan dapat meningkatkan ekononi kesejahteraan masyarakat khususnya para PKL tersebut.
“Wisata kuliner ini program ibu bupati yang bisa maju menjadi salah satu pusat jajanan kuliner di Kabupaten Pandeglang bagi masyarakat dan para pengunjung dari luar Pandeglang. Namun itu butuh dukungan semua pihak untuk mempromosikan lokasi wisata kuliner ini,” harapnya, seraya menambahkan bahwa hingga saat ini sarana pendukung yang telah diperintahkan orang nomor 1 di Pandeglang itu belum ada, seperti lampu PJU di lokasi, petunjuk arah lokasi wisata kuliner dan lahan parkir yang aman dan nyaman bagi para pengunjung belum memadai.
Sementara Kepala Dinas Indagpas Pandeglang, Andi mengatakan soal adanya pihak ketiga yang telah menseponsori para pedagang seperti tenda sarnaville dan menja payung lengkap dengan kursi untuk nyaman para pengunjung tersebut adalah kerjasama yang saling menguntungkan.
“Kami sangat mendukung dan berterima kasih dengan adanya pihak ketiga yang dijalin kerjasama oleh para pedagang di wisata kuliner gedung juang itu. Pemkab mendukung untuk kemajuan wisata kuliner itu. Dan ibu bupati pun mengapresiasinya, insya allah ibu akan melihat kesana,” ujarnya singkat, seraya menambahkan untuk sarana PJU dan petunjuk lokasi itu kewenangan Dishub Pandeglang sesuai arahan dari bupati.(dni/yaris)
Tidak ada komentar