LEBAK – Warga masyarakat di tiga desa yakni Desa Cilangkap dan Tanjungsari Kecamatan Maja dan Desa Cilayang Kecamatan Curugbitung Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, mengapresiasi pembangunan penanganan banjir yang dilakukan Dinas PUPR Kabupaten Lebak melalui program pengendalian Banjir dan penguatan tebing dengan cara memasang beronjong di bantaran sungai Cidurian.
Pasalnya, dengan telah dipasangnya bronjong di bantaran sungai di tempat rawan longsor tersebut, masyarakat tidak lagi khawatir pada saat musim banjir tiba.
Karena akibat banjir tidak sedikit rumah warga yang hanyut terkikis akibat tergerus derasnya sungai Cidurian.
Adi Rudianto didampingi petugas lapangan dari Dinas PUPR Kabupaten Lebak mengatakan, penanganan banjir dan penguatan tebing dilakukan di tiga titik. Yakni, di Kampung Sampora Desa Cilangkap, Kampung Tanjung Girang Desa Tanjungsari, Kecamatan Maja, dan Kampung Kenceh, Desa Cilayang, Kecamatan Curugbitung.
“Masing-masing lokasi dibangun dengan menggunakan bronjong sebanyak dua krib, dan bangunan tersebut didanai dari sumber dana APBD tahun 2019 dengan jumlah dana sebesar Rp2. 272.000.000,” terang Adi.
Ia menjelaskan, pembangunan penanganan banjir dan penguatan tebing, hal ini untuk mengatasi rawan longsor tempat pemukiman warga terutama pemukiman masyarakat yang ada dibantaran sungai Cidurian di tiga Desa dan dua Kecamatan.
Menurutnya, hal ini sesuai keluhan masyarakat yang diajukan ke Dinas PUPR Kabupaten yang merasa khawatir dan resah akibat longsor atau abrasi yang bukan hanya mengancam pemukiman warga, namun termasuk sarana infrastuktur jalan yang ada di tempat pemukiman warga.
“Sehingga dengan telah bangunnya bronjong dibantaran sungai, kini masyarakat tidak lagi hawatir dan merasa nyaman pada saat musim hujan tiba,” katanya.
Saat ini sambung Rudianto, untuk pengerjaan penanganan banjir dan penguatan tebing di tiga titik sudah mencapai 100 persen dan dapat dikerjakan dengan lancar.
“Ya, Alhamdulilah pengerjaanya berjalan lancar dan sudah 100 persen dikerjakan. Saya juga mengucapkan terimakasih kepada semua masyarakat berkat dukungan dan partisipasi program ini dapat dikerjakan dengan aman dan lancar,” ungkapnya,
Suhi, salah seorang warga kampung Sampora, Desa Cilangkap menuturkan, ia sangat mengapresiasi program penanganan banjir dan penguatan tebing yang sudah dikerjakan pihak PUPR dengan cara memasang bronjong di bantaran sungai cidurian. Mengingat, kampung sampora merupakan rawan longsor dan tidak sedikit rumah warga yang hanyut akibat terseret banjir. Sehingga dengan telah dibangunnya bronjong warga maerasa nyaman saat musim hujan tiba.
“Saya sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada dinas terkait, dalam hal ini pihak pemerintahan Desa dan PUPR Kabupaten Lebak yang telah melakukan penanganan banjir yang sangat dinanti-nanti oleh masyarakat,” katanya. (bud/ali/yaris)
Redaksi - JuaraMedia
Tidak ada komentar