
Caption: Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Pandeglang, Syaeful Bachri.
JUARAMEDIA, PANDEGLANG – Kinerja anggota DPRD Provinsi Banten, Eri Suhaeri, kembali menuai apresiasi. Kali ini datang dari Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pandeglang yang menilai Eri sebagai wakil rakyat yang konsisten menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya.
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Pandeglang, Syaeful Bachri, mengungkapkan bahwa berkat perjuangan dan dorongan dari Eri, pembangunan jembatan permanen di Sungai Surian Cegog, Kampung Cegog, Desa Rancapinang, Kecamatan Cimanggu, akhirnya terlaksana.
“Berkat dorongan Pak Eri, jembatan yang sudah lama diidam-idamkan warga kini dibangun. Nilainya mencapai Rp 3,4 miliar, dan pelaksanaannya dilakukan oleh UPTD PJJ DPUPR Provinsi Banten,” ujar Syaeful dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Pandeglang, Selasa (28/10/2025).
Syaeful menegaskan, jembatan tersebut merupakan hasil nyata dari reses yang dilakukan Eri beberapa waktu lalu, di mana warga Cegog meminta agar jembatan yang ambruk diterjang banjir beberapa tahun lalu bisa segera dibangun kembali.
“Kami dari Fraksi PDI Perjuangan sangat mengapresiasi langkah Pak Eri yang berhasil mewujudkan harapan masyarakat. Ini bukti kerja politik yang konkret dan menyentuh langsung kebutuhan warga,” tambahnya.
Syaeful juga menjelaskan, Fraksi PDI Perjuangan di DPRD Pandeglang memiliki enam anggota yang tersebar di seluruh dapil dan komisi. Pihaknya berkomitmen untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat hingga tuntas.
“Jika ada aspirasi yang tidak bisa dieksekusi di tingkat kabupaten, kami dorong ke provinsi bahkan pusat. Sinergi antarwakil rakyat menjadi kunci,” tegasnya.
Sementara itu, anggota Fraksi PDI Perjuangan lainnya, Lia Susanti, turut mengapresiasi capaian tersebut. Lia yang berasal dari Dapil 4 dan berdomisili di Desa Padasuka, Kecamatan Cimanggu, menyebut bahwa aspirasi terkait infrastruktur selalu menjadi keluhan utama warga.
“Saya tahu betul kondisi Cimanggu. Alhamdulillah, berkat perjuangan Pak Eri, harapan warga Desa Rancapinang akhirnya terwujud. Jembatan ini sangat vital bagi mobilitas masyarakat,” ungkap Lia.
Menanggapi apresiasi tersebut, Eri Suhaeri mengonfirmasi bahwa pembangunan jembatan Surian Cegog memang berasal dari aspirasi warga saat dirinya melakukan reses tahun lalu.
“Warga menyampaikan langsung keinginan mereka agar jembatan dibangun kembali. Kini pembangunannya sudah berjalan sejak Juli dan ditargetkan rampung pada November ini,” kata Eri.
Ia berharap keberadaan jembatan baru tersebut bisa meningkatkan konektivitas dan kesejahteraan warga Cegog serta desa-desa sekitarnya
“Insya Allah, jembatan ini bukan hanya soal infrastruktur, tapi juga tentang menyatukan harapan warga dan memperlancar aktivitas ekonomi mereka,” pungkasnya.