
Kapolres Pandeglang, AKBP Sofwan Hermanto, SH,S.Ik (foto/net)
Reporter :Deni |Editor :Budy
JUARAMEDIA.COM PANDEGLANG – Kapolres Pandeglang, AKBP Sofwan Hermanto, SH,S.Ik meminta semua pihak untuk mengawasi proses penyelidikan dan penyidikan dugaan kasus pengrusakan lokasi Pemandian air panas Bengras – Carita yang sedang ditangani kepolisian tersebut.
“Silahkan sama-sama diawasi saja proses penyelidikan dan penyidikannya, karena polisi tidak bekerja berdasarkan keyakinan, melainkan berdasarkan dengan pembuktian dalam memenuhi unsur unsur pasal.” tandas Kapolres AKBP Sofwan Hermanto kepada media, Minggu (05/05/20) melalui telepon selulernya.
Menurut Kapolres, apabila ditemukan pidana berdasarkan bukti yang cukup akan diproses sesuai ketentuan.
“Kita tingkatkan ke penyidikan dan proses, bila tidak terpenuhi maka tidak mungkin penyidik memaksa dan me reka-reka supaya bisa disidik.” kata Kapolres yang dekat dengan insan pers ini.
Sementara dari keterangan dari tiga orang saksi yang melihat pengrusakan lokasi pemandian air panas Bengras Carita itu, menyatakan mereka melihat dan hanya menyaksikan pengrusakan tersebut.
“Ya waktu itu (02/05) ada sekitar 7 orang tidak dikenal menggunakan motor mendatangi lokasi pemandian dengan membawa linggis dan sejenisnya marah-marah langsung melakukan pengrusakan beberapa pintu kamar mandi, WC/MCK, atap kamar mandi dan piva/paralon uluran besar dan kecil yang mengalirkan air panas dari sumber mata air ke kolam pemandian air panas ini.” terang Siti Mariam seorang Kasir dan dibenarkan dua orang saksi lainnya Saim dan Ogo yang mevidio kejadian pengrusakan oleh orang tidak dikenal tersebut.
Tidak ada komentar