Caption : Suasana Malam Minggu Royal Baroe
JUARAMEDIA, SERANG – Kawasan Pasar Royal yang kini berganti nama menjadi Royal Baroe menjelma menjadi ikon baru Kota Serang dan mengubah wajah wisata malam di pusat kota.
Setelah direnovasi, kawasan ini tak hanya menjadi pusat kuliner, tetapi juga ruang hiburan rakyat dengan berbagai atraksi unik yang menyedot ribuan pengunjung setiap akhir pekan.
Budi, salah seorang pengunjung, mengatakan perubahan Pasar Royal menjadi Royal Baroe membawa suasana baru bagi masyarakat Kota Serang. Menurutnya, kawasan tersebut kini menjadi tujuan utama warga untuk menghabiskan waktu malam, khususnya pada akhir pekan.
“Sejak direnovasi dan ganti nama jadi Royal Baroe, tempat ini jadi ikon Kota Serang. Malam Minggu selalu ramai, banyak yang jualan makanan ringan,” ujar Budi, Minggu (15/2/2025).
Selain deretan pedagang kuliner, Royal Baroe juga menghadirkan hiburan jalanan yang unik. Sejumlah penghibur tampil dengan kostum menyerupai karakter horor seperti kuntilanak dan pocong, hingga tokoh kartun seperti Spongebob. Atraksi tersebut menjadi daya tarik tersendiri karena pengunjung dapat berfoto bersama dengan memberikan imbalan seikhlasnya.
Tidak hanya itu, terdapat pula jasa fotografer keliling yang menawarkan layanan foto suasana Royal Baroe dengan tarif terjangkau, yakni Rp5.000 untuk dua foto. Kehadiran fotografer ini menambah pengalaman wisata malam bagi para pengunjung, terutama kalangan anak muda dan keluarga.
Tingginya jumlah pengunjung berdampak pada arus lalu lintas di sekitar lokasi. Sejumlah ruas jalan menuju Royal Baroe terpantau ditutup, sementara kendaraan roda dua dan roda empat memadati bahu jalan di kawasan Taman Sari hingga Pasar Lama. Kondisi ini menyebabkan kemacetan terutama pada malam Minggu.
Pengunjung diimbau untuk tetap waspada terhadap keamanan kendaraan saat memarkir di sekitar kawasan tersebut.
“Pengendara harus hati-hati, kunci ganda motor dan hindari jalur macet kalau mau ke sini,” tambah Budi.
Perubahan Pasar Royal menjadi Royal Baroe dinilai membawa dampak positif bagi perekonomian masyarakat. Selain menjadi destinasi wisata malam baru, kawasan ini juga membuka peluang usaha bagi pedagang kecil serta menjadi ruang publik alternatif bagi warga Kota Serang. (sen)
Yayat - JuaraMedia