Cara Unik Polres Lebak Tekan Pelanggaran di Operasi Keselamatan Maung Hari ke 9, Pengendara Tertib Dapat Tumbler

Yayat - JuaraMedia
10 Feb 2026 09:51
2 menit membaca

Caption : Operasi Maung 2026 Hari ke 9 Satlantas Polres Lebak Pengendara Tertib Dapat Tumbler

JUARAMEDIA, LEBAK – Cara unik dilakukan Satlantas Polres Lebak Polda Banten dalam Operasi Keselamatan Maung 2026. Di hari ke-9 operasi, polisi tidak hanya menindak pelanggar, tetapi justru membagikan tumbler gratis kepada pengendara yang dinilai patuh aturan lalu lintas.

Aksi pembagian tumbler ini berlangsung di Jalan RT Hardiwinangun dan Jalan Sunan Bonang, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Selasa (10/2/2026).

Pengendara roda dua maupun roda empat yang memenuhi kriteria tertib berlalu lintas langsung diberi hadiah tumbler. Kriterianya meliputi penggunaan helm berstandar SNI, memakai sabuk pengaman, membawa surat kendaraan lengkap, serta mematuhi rambu dan marka jalan.

Kapolres Lebak AKBP Herfio Zaki melalui Kasat Lantas Polres Lebak AKP Liska Oktavima Rudianto, menegaskan bahwa strategi ini merupakan bagian dari pendekatan humanis Polri dalam Operasi Keselamatan Maung 2026.p

“Di hari ke-9 Operasi Keselamatan Maung 2026 ini, kami sengaja memberikan apresiasi kepada pengendara yang tertib. Tujuannya agar masyarakat lebih termotivasi untuk patuh aturan tanpa harus selalu diawali dengan penindakan,” ujar AKP Liska.

Menurutnya, pola edukasi disertai reward dinilai lebih efektif dalam membangun kesadaran masyarakat agar tertib berlalu lintas.

Selain membagikan tumbler, petugas juga memberikan imbauan langsung kepada pengendara terkait pentingnya keselamatan berkendara demi menekan risiko kecelakaan lalu lintas.

Operasi Keselamatan Maung 2026 sendiri digelar untuk meningkatkan kesadaran berlalu lintas, menekan angka pelanggaran, serta menciptakan kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar di wilayah Kabupaten Lebak.

Langkah Satlantas Polres Lebak ini pun mendapat respons positif dari masyarakat yang melintas. Sejumlah pengendara mengaku lebih termotivasi untuk disiplin karena merasa dihargai, bukan semata-mata ditakuti oleh razia.(ika)

 

Yayat - JuaraMedia
Author: Yayat - JuaraMedia

Pemimpin redaksi