
JUARAMEDIA, LEBAK – Dugaan kekerasan yang melibatkan Kepala Sekolah SMAN 1 Cimarga, Dini Fitriah, terhadap salah satu siswanya kini mendapat perhatian serius dari Kepala Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Kabupaten Lebak, Gugun Nugraha.
Menanggapi kasus tersebut, Gugun menegaskan pihaknya telah mengambil langkah cepat dengan menurunkan tim untuk melakukan pendalaman langsung di lapangan.
“Ooh iya… siang ini saya sudah menugaskan Kasi SMA KCD dan pengawas SMA untuk mendalami secara utuh dan menyeluruh kejadian tersebut berdasarkan fakta-fakta dan alat bukti yang ada,” ujar Gugun Nugraha kepada Juaramedia, Jumat (10/10/2025).
Menurut Gugun, Dinas Pendidikan akan bertindak objektif dan profesional dalam menangani kasus ini. Semua pihak akan dimintai keterangan, baik siswa yang mengaku menjadi korban, pihak sekolah, maupun saksi-saksi yang mengetahui kejadian tersebut.
“Kami akan memastikan penanganan ini dilakukan secara proporsional dan sesuai aturan yang berlaku,” tambahnya.
Menanggapi ancaman pelaporan dari orang tua siswa yang tidak terima atas perlakuan kepala sekolah, Gugun menyebut pihaknya juga akan melakukan langkah-langkah agar kasus ini dapat ditangani secara adil dan tidak menimbulkan dampak negatif di lingkungan pendidikan.
“Iya, makanya berdasarkan hal tersebut nanti kita akan lakukan langkah-langkah agar asas keadilan dan penanganan preventifnya bisa dilakukan, untuk menghindari ekses negatif dari kejadian tersebut,” jelas Gugun.
Sebelumnya, kasus dugaan kekerasan ini mencuat setelah Diyono, orang tua siswa bernama Indra Lutfiana Putra (kelas XII 1 Kurikulum Merdeka), menyatakan tidak terima anaknya ditampar dan ditendang oleh kepala sekolah, dan berencana menempuh jalur hukum.
Penulis : Cupek
Editor : Yayat Rismunadi Juaramedia