Bupati Lebak Menyoroti Pentingnya Anggaran, Ketua KONI Yeppy: Kami Sesuaikan Target Sesuai Kemampuan Daerah

Yayat - JuaraMedia
8 Okt 2025 12:55
2 menit membaca

Caption : Pelantikan KONI Lebak 

JUARAMEDIA, LEBAK – Bupati Lebak Hasbi Asyidiki Jayabaya menegaskan bahwa anggaran menjadi kunci utama pembangunan, termasuk dalam pembinaan dan peningkatan prestasi olahraga di Kabupaten Lebak.

Dalam sambutannya saat pelantikan pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Lebak periode 2025–2029 oleh Wakil Ketua IV KONI Banten Asep Busro , Selasa (8/10/2025), Hasbi menekankan pentingnya dukungan anggaran dalam membangun sumber daya manusia unggul melalui olahraga.

“Perspektif utama tentu adalah perspektif anggaran. Kalau tidak ada anggaran, tidak bisa kita membangun apa-apa,” ujar Hasbi.

Bupati menegaskan, pemerintah daerah tidak bisa berbuat banyak tanpa dukungan keuangan yang kuat, termasuk dalam pembinaan atlet lokal agar berprestasi di tingkat regional maupun nasional. Ia bahkan menyinggung praktik “jual beli atlet dan medali” yang menurutnya sudah menjadi rahasia umum di dunia olahraga.

“Kalau kita tidak mulai pembinaan dari putra daerah sendiri, sampai kapan bisa seperti Cina atau Amerika Serikat? Ini harus jadi perhatian bersama,” tegasnya.

Hasbi menambahkan, dirinya akan menyampaikan langsung kepada Gubernur Banten agar tidak ada lagi atlet berprestasi asal Lebak yang diambil daerah lain tanpa prosedur resmi.

“Jangan sampai atlet kita dirayu pindah tanpa aturan. Ini perlu pengawasan,” ujarnya.

Ketua KONI Lebak Yeppy: Sesuaikan Target dengan Kemampuan Anggaran

Menanggapi arahan Bupati, Ketua KONI Lebak Yeppy mengakui bahwa keterbatasan anggaran memang menjadi tantangan utama dalam pembinaan olahraga di daerah. Karena itu, pihaknya berupaya realistis dengan menyesuaikan target dan fokus pada cabang olahraga potensial.

“Untuk Porprov nanti, kita menyesuaikan dengan anggaran yang ada. Kita akan pilih cabang olahraga yang berpeluang juara,” ujar Yeppy kepada wartawan.

Menurutnya, KONI Lebak akan tetap berupaya maksimal mempertahankan bahkan meningkatkan capaian medali emas pada ajang Porprov berikutnya.

“Cabang yang kemarin banyak menyumbang medali emas seperti arung jeram, dayung, atletik, silat, dan bola voli akan tetap jadi fokus utama kita,” jelasnya.

Sementara itu, untuk cabang yang belum meraih medali seperti futsal, arum jeram dan panjat tebing, Yeppy berharap dapat memperbaiki performa di tahun mendatang.

Yeppy juga menyoroti fenomena atlet yang “dibajak” daerah lain karena faktor kesejahteraan dan iming-iming finansial lebih besar. Ia mengaku hal itu sulit dihindari, namun tetap diupayakan melalui pendekatan kekeluargaan.

“Memang sulit ya, karena kesejahteraan atlet juga jadi faktor. Tapi kami coba pendekatan emosional agar mereka tetap di Lebak. Kalau pun ada yang pindah, harus melalui prosedur mutasi yang jelas,” ujarnya.

Meski diakui ada beberapa atlet yang sudah keluar, Yeppy menegaskan KONI Lebak terus berkomitmen mempertahankan talenta lokal dan membina generasi baru untuk mencetak prestasi.(cupek /budi )

 

Yayat - JuaraMedia
Author: Yayat - JuaraMedia

Pemimpin redaksi